Connect With Us

Dulu Kampung Bandit, Sekarang Jadi Kampung Pink di Tanah Tinggi Tangerang

Redaksi | Minggu, 7 Maret 2021 | 10:13

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021). (@TangerangNews / Icha Khalisa Destiana)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang sangat senang karena tempat tinggal mereka yang biasanya disebut sebagai zona hitam kriminal atau kampung bandit, kini disulap menjadi Kampung Pink.

Kampung Pink akan menjadi destinasi wisata baru di Kota Tangerang. Sebelum menjadi Kampung Pink, wilayah Tanah Tinggi terbilang zona hitam karena banyaknya kasus kriminalitas seperti peredaran narkoba dan tawuran.

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021).

Tetapi para bandit di kampung ini ingin mengubah dirinya menjadi lebih baik, hingga akhirnya perlahan kampung berubah. Kampung Pink meruupakan kepanjangan dari Paling Indah Nih Kampung.

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021).

"Awalnya mereka tidak setuju kok namanya Kampung Pink, mungkin identik dengan feminim, padahal pink mempunyai arti yang bermakna," ujar Ibnu Jandi, tokoh masyarakat setempat, Minggu (7/3/2021).

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021).

Jandi menambah, pink ini kan artinya lemah lembut dan baik hati. Walau mereka dari luar keliatan garang tapi hatinya Hello Kitty, seperti maskot kampung Kampung Pink ini.

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021).

“Pembuatan Kampung Pink bergerak sejak tanggal 17 September 2020, hingga saat ini masih tahap proses pengkerjaan,” jelasnya.

Kampung Pink salah satu destinasi wisata baru di Kota Tangerang, Minggu (7/3/2021).

Gambar pada dinding di Kampung Pink memiliki pesan moral dan kearifan lokal. Terdapat 412 rumah dengan luas keseluruhan 12,5 hektar yang harus diwarnai oleh pemuda setempat dan seniman dari luar kota. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill