Connect With Us

Pemkot Tangerang Segera Mulai Pendataan Keluarga 2021, 2.968 Petugas Disebar

Advertorial | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:34

Jatmiko Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, akan menggelar Program Pendataan Keluarga 2021.

Kegiatan ini akan dilakukan secara serentak se-Indonesia, mulai 01 April hingga 31 Mei 2021.

Kepala DP3AP2KB Jatmiko mengungkapkan pendataan Keluarga 2021 ini merupakan program lima tahunan BKKBN.

Ditujukan untuk memotret kondisi keluarga Indonesia saat ini, tak terkecuali Kota Tangerang, demi membangun keluarga yang berkualitas.

“Seharusnya, program ini berlangsung pada 2020, namun dikarenakan pandemi maka bergeser jadi tahun ini (2021),” ungkap Jatmiko, Rabu (17/3/21).

Saat ini DP3AP2KB masih mematangkan persiapan untuk menyukseskan program nasional ini.

Selain menggencarkan sosialiasi melalui sosial media dan lainnya, DP3AP2KB di bawah Bidang Keluarga Berencana juga sedang menyiapkan aplikasi, khusus untuk memudahkan proses Pendataan Keluarga 2021 ini.

Lukisan.

DP3AP2KB juga akan menyiapkan 2.968 petugas, yang tersebar di 104 Kelurahan di Kota Tangerang. Petugas akan dilengkapi ID Card Pendataan Keluarga khusus.

"Petugas tersebut, merupakan kader-kader yang akan melakukan pendataan keluarga secara door to door, menggunakan aplikasi dan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Untuk di Kota Tangerang, Kepala Keluarga (KK) yang akan didata mencapai 600.432 KK.

Para petugas akan mengumpulkan data terkait dengan kependudukan, data keluarga berencana dan data ekonomi.

Selanjutnya, bisa digunakan sebagai dasar pembangunan dan peningkatan ekonomi.

“Dengan itu, dalam pendataan, kami imbau agar masyarakat dapat menyambut petugas dengan ramah, tidak mempersulit dan memberikan data yang benar. Jangan sampai memberikan data yang tidak valid, mengingat pendataan itu berkaitan dengan perencanaan keluarga di Kota Tangerang maupun Indonesia. Sehingga, program Pendataan Keluarga di Kota Tangerang bisa berjalan maksimal,” imbau Jatmiko. (ADV)

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

KAB. TANGERANG
Ambo, Sapi Kurban 1,15 Ton yang Dibeli Prabowo di Balaraja

Ambo, Sapi Kurban 1,15 Ton yang Dibeli Prabowo di Balaraja

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:39

Selain Sambo yang dibeli dari peternak di Cipondoh, Kota Tangerang, Presiden Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga membeli sapi seberat 1,15 ton asal peternakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill