Connect With Us

Respons Cepat, Dinsos Tangsel Langsung Santuni Keluarga Bayi Disabilitas di Setu Tangsel 

Rachman Deniansyah | Kamis, 11 Februari 2021 | 17:29

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman saat mengunjungi kediaman Muhammad Falih Akmar, bayi pengidap hidrosefalus di Jalan Kelapa Dua, Babakan, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (11/2/2021). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial merespons cepat dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga bayi penderita hidrosefalus di Jalan Kelapa Dua, Babakan, Setu, Tangerang Selatan. 

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan, bantuan tersebut langsung disalurkan usai kisah malang Muhammad Falih Akmar, bayi pengidap hidrosefalus mencuat di tengah masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan, Rabu (10/2/2021) kemarin. 

"Atas informasi hasil monitoring terkait anak disabilitas (hidrosefalus). Dinsos sudah melakukan home visit ke keluarga terkait untuk memberikan bantuan kebutuhan dasar bersama kader Kesehatan dan pihak Keluharan," ujar Wahyu saat dihubungi, Kamis (11/2/2021). 

Wahyu mengatakan, bantuan yang diberikan, yakni meliputi seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh sang keluarga. 

Sejumlah Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman saat mengunjungi kediaman Muhammad Falih Akmar, bayi pengidap hidrosefalus, Kamis (11/2/2021).

"Dinsos sudah memberikan bantuan kebutuhan dasar berupa beras seberat 50 kilogram, kasur, perlengkapan mandi, dan perlengkapan bayi," tuturnya. 

Selain itu untuk menjamin kesejahteraan ke depannya, Wahyu mengatakan bahwa pihaknya juga akan memasukkan pasangan suami istri Septian Prasetya, 28 dan Yani Supriani, 22 itu ke dalam data keluarga penerima manfaat (KPM). 

Baca Juga :

"Dinsos akan memasukan ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) agar mendapatkan bantuan reguler BSP Sembako dan akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan JSODK Provinsi Banten," terang Wahyu.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman saat mengunjungi kediaman Muhammad Falih Akmar, bayi pengidap hidrosefalus, Kamis (11/2/2021). 

Sementara untuk perawatan sang buah hati, Dinsos juga akan melakukan pendampingan secara intensif terhadap perkembangan Falih, yang kini masih berusia 13 bulan. 

"Kader kesehatan Kelurahan dan pihak Kelurahan juga akan selalu memantau dan memfasilitasi terkait untuk kebutuhan rujukan yang bersangkutan," ungkapnya. 

Sedangkan untuk keperluan administrasi, Wahyu menyebut bahwa pihak Kelurahan juga akan memfasilitasi keluarga terkait pembuatan seluruh administrasi kependudukan yang diperlukan. 

"Seperti pembuatan KK, KTP, dan Akte Kelahiran anak (Adminduk) berhubung yang bersangkutan sebelumnya bukan warga Kota Tangsel berdasarkan Adminduk," ungkapnya. 

Mendapati bantuan tersebut, Yani Supriani, 22 mengungkapkan rasa syukurnya.  "Alhamdulilah semalam dari pihak Dinsos sudah ke rumah. Terima kasih atas perhatiannya kepada anak saya Muhammad Falih Akmar, semoga selalu diberi kesehatan dan dilindungi Allah bagi kita semua," pungkasnya. (RED/RAC)

BANTEN
Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:01

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)

BISNIS
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Pengurus, Nobuya Kawasaki Dicalonkan Jadi Direktur Utama

Danamon Umumkan Rencana Perubahan Pengurus, Nobuya Kawasaki Dicalonkan Jadi Direktur Utama

Jumat, 6 Maret 2026 | 10:37

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) mengumumkan rencana perubahan susunan pengurus perseroan.

OPINI
Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Senin, 2 Maret 2026 | 16:39

Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill