RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Pascabanjir merendam sejumlah wilayah Tangerang Selatan, ribuan warga yang terdampak mulai terserang berbagai penyakit. Mulai dari penyakit kulit, hingga gangguan pernapasan dan pencernaan.
Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).
"Totalnya ada 1.475 warga yang datang berobat ke posko, Puskesmas," ucap Deden.
Ia menuturkan, penyakit yang banyak diderita pasien, umumnya gangguan kulit. Hal itu dikarenakan banyak warga terdampak yang terendam air kotor saat banjir.
Namun selain itu, adapula beberapa penyakit lain yang diderita para korban, diantaranya yaitu penyakit infeksi saluran pernapasan atas (Ispa), buang air, dan maag.
"Tapi dari data kami, tidak ada (pasien) yang dirawat (hanya berobat saja)," imbuhnya.
Ia mengatakan, pihaknya telah memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada para warga tersebut.
“Semua tertangani dengan baik, obat-obatan mencukupi. Data pasien yang paling banyak berobat di kawasan Kecamatan Pondok Aren, karena di situ paling banyak penduduknya,” tuturnya.
Sampai saat ini, petugas kesehatan masih disiagakan untuk melayani warga.
“Kami (masih) siaga, dan terus memantau di wilayah, apalagi cuaca masih terus terjadi hujan. Untungnya, untuk SDM kita dibantu rumah sakit swasta dan PMI,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Upaya penanganan stunting di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terus berjalan sepanjang 2025. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan gizi dan pemantauan kesehatan balita melalui program tanggung jawab sosial perusahaan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews