Connect With Us

Belanja Fashion di Galeri 'Aisyiyah Kampus UMT, Harganya Murah & Berkualitas

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 28 Maret 2021 | 12:48

Manajer Depo 'Aisyiyah UMT Fitria Santi saat memperlihatkan batik yang dipasarkan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Galeri fashion kini tak hanya hadir di pusat-pusat perbelanjaan atau mal, tapi juga bisa ditemukan di lingkungan pendidikan. 

Seperti di Kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Cikokol, Kota Tangerang yang kini hadir galeri fashion yang diberi nama Depo 'Aisyiyah. 

“Kenapa pakai istilah Depo? Karena ke depan kami bermimpi, tempat ini akan menjadi pusat bisnis ibu-ibu ‘Aisyiyah yang menyediakan berbagai keperluan masyarakat dari hulu sampai hilir, semuanya ada dan disimpan di sini," terang Rektor UMT Ahmad Amarullah kepada TangerangNews, Minggu (28/3/2021). 

Menurutnya, jumlah mahasiswa sebanyak kurang lebih 17 ribu dan sekitar 1.000 personal atau pegawa dan dosen yang dimiliki UMT menjadi peluang pasar tersendiri. 

Terlebih, kebutuhan Lembaga, Badan, Biro, Fakultas/Pasca serta unit-unit kerja lainnya di lingkungan UMT, akan menginspirasi para entrepreneur untuk mengembangkan peluang ini menjadi kekuatan ekonomi dengan segala sumber dayanya. 

Inilah yang melatar-belakangi perlunya Depo ‘Aisyiyah di kampus UMT dimana langsung dikelola oleh ibu-ibu yang tergabung dalam wadah Komunitas ‘Aisyiyah UMT. 

Manajer Depo 'Aisyiyah UMT Fitria Santi saat memperlihatkan batik yang dipasarkan.

“Untuk mewujudkan mimpi itu, langkah awal bergerak dari penyediaan fashion dilengkapi berbagai produk penyertanya guna memenuhi kebutuhan civitas akademika keluarga besar UMT termasuk para mahasiswa dan karyawannya," kata bang Uwoh, panggilan akrab Rektor UMT. 

Manajer Depo 'Aisyiyah UMT Fitria Santi mengungkapkan, galeri fashion ini diresmikan dan beroperasi sejak 4 Desember 2020. 

Adapun untuk saat ini masyarakat ataupun pelajar/mahasiswa/dosen/karyawan UMT yang berkunjung ke Depo 'Aisyiyah bisa berbelanja perlengkapan fashion, atribut-atribut bahkan makanan dengan harga murah. 

Seperti ragam kemeja batik, atribut Muhammadiyah, tas, mukena, kerudung, kain tradisional, hingga camilan dan produk UKM lainnya. 

Manajer Depo 'Aisyiyah UMT Fitria Santi saat memperlihatkan batik yang dipasarkan.

"Ada seragam Muhammadiyah untuk tingkat nasional dan daerah. Produk-produk fashion lainnya untuk masyarakat umum juga tersedia," katanya. 

Beragam produk yang dijual di Depo 'Aisyiyah tersebut dibanderol dengan harga yang bervariasi yang tentunya terjangkau bagi masyarakat. 

"Kami upayakan harga terjangkau karena ini berjualan di lingkungan pendidikan seperti harga tas hanya Rp35 ribu," katanya. 

Ketua Komunitas Aisyiyah UMT Siti Nuraeni menambahkan, ke depannya Depo 'Aisyiyah ini akan memanfaatkan tekologi informasi dengan membuat aplikasi sehingga produk-produknya bisa dipromosikan dan dijual secara daring atau online. 

"Pemasaran dengan digital marketing sedang disiapkan, yang kedepannya akan melibatkan banyak pihak sehingga membuka kesempatan ibu-ibu yang memiliki produk dapat diiklankan di sini bahkan dapat membuka lowongan kerja misalnya bagi mahasiswa sebagai pengantar barang/COD, lumayan bisa bantu biaya kuliah, dan sebagainya," tutur Nunung panggilan, kecil Siti Nuraeni. 

Jadi kehadiran Depo 'Aisyiyah sebagai wujud dalam rangka meningkatkan ekonomi anggota Aisyiyah kimunitas yang juga para ibu-ibu dosen UMT pada khususnya sehingga dapat menggerakkan roda ekonomi, termasuk mahasiswa dan para pihak lainnya juga akan merasakan. 

"Targetnya agar 'Aisyiyah bisa mandiri dan bisa berkarya. Kita juga berusaha untuk organisasi bisa berjalan dengan pembiayaan sendiri," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Cuaca di Banten Makin Panas, BMKG Sebut Mulai Masuki Musim Kemarau

Rabu, 10 Juni 2026 | 05:39

Masyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill