Connect With Us

Pemerintah Siapkan 10 Ribu Swab Antigen di Tangerang Untuk Habis Lebaran

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 17 Mei 2021 | 18:40

Salah satu warga saat di Tes Antigen guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar rapid tes antigen secara acak diberbagai pusat keramaian. 

Hingga sepekan ke depan, Dinkes menyiapkan 10 ribu swab antigen dan 10 ribu kantong GeNose dengan enam alat tes GeNose yang disebar di wilayah Timur, Barat dan Tengah. 

“Hari ini, selain menggelar di cek point, Dinkes juga menggelar di pusat keramaian. Diantaranya Pasar Malabar, Pasar Anyar dan CBD Ciledug. Masing-masing kita menarik 200 sampel swab antigen,” ungkap dr Liza Puspadewi, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Senin (17/5/2021). 

Hasil swab antigen acak yang digelar hari ini terdapat lima orang positif. Diantaranya, dua warga Neglasari, satu warga Karawaci, Larangan dan satu warga Rajeg Kabupaten Tangerang. 

“Untuk yang warga Kota Tangerang, sudah kirim ke puskesmas domisili masing-masing untuk tindakan lebih lanjut. Sedangkan untuk warga Kabupaten sudah kita koordinasikan ke jajaran Dinkes Kabupaten dan Camat Rajeg untuk ditangani lebih lanjut,” katanya. 

Adapun sepekan hingga 14 hari ke depan, Dinkes akan fokus pada tracing massal secara dini. Hal ini ditujukan, untuk menemukan kasus sedini mungkin. Sehingga, penanganan kasus Covid-19 di Kota Tangerang bisa lebih cepat untuk ditindaklanjuti. 

Baca Juga :

Liza mengatakan, disiapkannya ribuan alat tes antigen tersebut, dalam upaya untuk meminimaliris adanya risiko penyebaran virus corona terhadap masyarakat. 

Terlebih, padatnya mobilitas masyarakat di hari raya, pusat perbelanjaan hingga lokasi liburan. 

“Kami dibantu petugas Satpol PP dan Dishub, kita ambil mereka yang terlihat tidak menggunakan masker, baik pengguna jalan atau pengendara. Selain itu, petugas juga melakukan woro-woro di lokasi tersebut, untuk warga yang ingin ikut swab dipersilakan secara gratis,” ungkapnya. 

Swab antigen dan tes GeNose masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan secara masif. 

Disisi lain, seluruh Puskesmas juga membuka layanan swab gratis untuk warga setempat. Serta melakukan swab secara door to door dengan sasaran mereka yang pulang mudik, atas data laporan RT/RW setempat. 

“Ini tidak bisa dilakukan dengan satu pihak saja. Dengan itu, saya berharap seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk koperatif mengikuti tes swab baik di Rumah Sakit, Puskesmas, maupun di lokasi swab pusat keramaian yang digelar Pemkot Tangerang. Semua dilakukan secara gratis, baik antigen, PCR maupun GeNose,” pungkasnya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill