695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TANGERANGNEWS.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang Selatan mulai memasuki hari kerja untuk pertama kalinya, Senin (17/5/2021) setelah masa cuti libur lebaran 2021.
Untuk itu, sejumlah pegawai hingga pejabat kini mulai mendatangi Kantor di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel.
Pada hari pertama kerjanya ini, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie langsung akan mengecek kedisiplinan para jajarannya tersebut.
"Saya akan sidak melihat sejauh mana kedisiplinan ASN. Terutama saya akan absen siapa yang mudik ini," ujar Benyamin.
Jika terbukti ada yang melaksanakan perjalanan mudik, Benyamin tak segan untuk memberikan sanksi bagi setiap pegawainya yang melanggar.
"Nanti akan kita kenakan sanksi, saya sudah mintakan Baperzakat untuk lakukan sidak," ujar Benyamin.
Benyamin menerangkan, untuk sanksi akan diberikan sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.
"Tergantung dari tingkat kesalahan mulai dari teguran, baik lisan maupun tertulis," katanya.
Menurutnya, sanksi itu nantinya akan berpengaruh terhadap kenaikan pangkat setiap pegawai yang melanggar tersebut.
"Itu catatan besar ya. Kalau ada teguran tertulis tuh buat ASN memengaruhi kenaikan pangkatnya sampai kepada misalnya bisa saja kalau tingkat kesalahannya besar, ya hingga penundaan gaji berkala selama beberapa bulan," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews