Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal
Jumat, 11 September 2026 | 19:22
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang Selatan mulai memasuki hari kerja untuk pertama kalinya, Senin (17/5/2021) setelah masa cuti libur lebaran 2021.
Untuk itu, sejumlah pegawai hingga pejabat kini mulai mendatangi Kantor di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel.
Pada hari pertama kerjanya ini, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie langsung akan mengecek kedisiplinan para jajarannya tersebut.
"Saya akan sidak melihat sejauh mana kedisiplinan ASN. Terutama saya akan absen siapa yang mudik ini," ujar Benyamin.
Jika terbukti ada yang melaksanakan perjalanan mudik, Benyamin tak segan untuk memberikan sanksi bagi setiap pegawainya yang melanggar.
"Nanti akan kita kenakan sanksi, saya sudah mintakan Baperzakat untuk lakukan sidak," ujar Benyamin.
Benyamin menerangkan, untuk sanksi akan diberikan sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.
"Tergantung dari tingkat kesalahan mulai dari teguran, baik lisan maupun tertulis," katanya.
Menurutnya, sanksi itu nantinya akan berpengaruh terhadap kenaikan pangkat setiap pegawai yang melanggar tersebut.
"Itu catatan besar ya. Kalau ada teguran tertulis tuh buat ASN memengaruhi kenaikan pangkatnya sampai kepada misalnya bisa saja kalau tingkat kesalahannya besar, ya hingga penundaan gaji berkala selama beberapa bulan," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang memastikan kesiagaan menghadapi potensi bencana terus diperkuat. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke BPBD Kota Tangerang, Jumat 11 September 2026.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews