Connect With Us

Duh! Pulang Mudik dari Banten Sekeluarga di Kota Tangerang Positif COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:32

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima melihat warga yang terindikasi mudik dites swab antigen. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sekeluarga yang terdiri dari tiga orang warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dinyatakan reaktif COVID-19 usai melakukan perjalanan mudik ke kampungnya. 

Fakta tersebut terkuak saat Polres Metro Tangerang Kota menggelar Swab Antigen gratis di pemukiman warga RW 9 Sudimara Barat, Ciledug. 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, dari 34 warga yang dites antigen, hasilnya ada tiga warga yang reaktif COVID-19. 

"Sekitar ada 34 orang dan tiga orang dinyatakan reaktif yaitu satu keluarga yang pulang dari Banten," ujarnya di lokasi, Selasa (18/5/2021). 

Ketiga warga yang reaktif COVID-19 tersebut merupakan satu keluarga yang baru kembali ke Kota Tangerang kemarin. 

Satu diantaranya pun diketahui masih anak-anak di bawah umur. 

"Yang reaktif ini bapak, ibu, dan anak. Mereka berempat, ada satu anak yang negatif (Covid-19)," sambung Deonijiu. 

Pasalnya, tidak hanya di Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota juga mendirikan posko Swab Antigen di 18 Kecamatan yang masuk wilayah hukumnya. 

11 Polsek yang tersebar pun turut melaksanakan tracing COVID-19 untuk menekan angka perningkatan penularan pasca-Hari Raya Idul Fitri 1442 H. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill