Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sekeluarga yang terdiri dari tiga orang warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dinyatakan reaktif COVID-19 usai melakukan perjalanan mudik ke kampungnya.
Fakta tersebut terkuak saat Polres Metro Tangerang Kota menggelar Swab Antigen gratis di pemukiman warga RW 9 Sudimara Barat, Ciledug.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, dari 34 warga yang dites antigen, hasilnya ada tiga warga yang reaktif COVID-19.
"Sekitar ada 34 orang dan tiga orang dinyatakan reaktif yaitu satu keluarga yang pulang dari Banten," ujarnya di lokasi, Selasa (18/5/2021).
Ketiga warga yang reaktif COVID-19 tersebut merupakan satu keluarga yang baru kembali ke Kota Tangerang kemarin.
Satu diantaranya pun diketahui masih anak-anak di bawah umur.
"Yang reaktif ini bapak, ibu, dan anak. Mereka berempat, ada satu anak yang negatif (Covid-19)," sambung Deonijiu.
Pasalnya, tidak hanya di Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota juga mendirikan posko Swab Antigen di 18 Kecamatan yang masuk wilayah hukumnya.
11 Polsek yang tersebar pun turut melaksanakan tracing COVID-19 untuk menekan angka perningkatan penularan pasca-Hari Raya Idul Fitri 1442 H. (RED/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews