Connect With Us

Sibuk Tangani COVID-19, Sejumlah Pasien Umum di Tangerang Tewas Terlantar 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 1 Juli 2021 | 16:13

Tangkapan layar Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi II Saiful Milah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumah sakit-rumah sakit di Kota Tangerang disebut sibuk menangani COVID-19, hingga berimbas pada pelayanan umum. 

Sampai-sampai, sejumlah pasien umum warga di Kota Tangerang meninggal akibat tidak terlayani atau terlantar karena rumah sakit yang penuh. 

"Saya mengimbau kepada pemerintah daerah dalam hal pelayanan.  Khususnya perawatan ketika lonjakan COVID-19 ini meningkat tapi disisi lain masyarakat di mana banyak juga yang sakit di luar COVID-19, jangan sampai tidak ada pelayanan, berkurang pelayanan, atau tidak mendapatkan pelayanan," ujar Saiful Milah, Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi II, Kamis 1 Juli 2021. 

Politisi Golkar ini mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya ada sejumlah warga di daerah pemilihannya, yakni Jatiuwung dan Periuk yang meninggal diduga setelah tidak menerima pelayanan kesehatan di rumah sakit. 

"Banyak kasus salah satu yang saya laporkan Ibu Siti Nurhayati di RT2/4 Jatiuwung juga sama dibawa ke rumah sakit semua penuh, terakhir ke Gebang Medika hanya diberikan oksigen, itu juga kita bawa sampai terakhir ke Cibodas akhirnya meninggal dunia," jelasnya. 

Menurutnya, para pasien penyakit umum ini telah mengunjungi beberapa rumah sakit, tetapi tidak mendapatkan pelayanan. Sampai akhirnya meninggal setelah diduga tidak tertangani pelayanan kesehatan. 

"Kemudian Ibu Edah, ini di Gebang di RT2/3 juga sama dibawa ke rumah sakit semua penuh, akhirnya dibawa pulang meninggal," imbuhnya. 

"Kemudian ada ibu di RT1/2 di Alam Jaya.  Sama juga enam rumah sakit dibawa terus dibawa pulang akhirnya meninggal. Termasuk di Periuk itu juga demikian, dibawa ke rumah sakit penuh akhirnya pasrah dan meninggal," paparnya. 

Saiful berharap, ada langkah yang pasti dari pemerintah daerah dalam menyikapi hal ini. 

"Saya hanya berharap kepada pemerintah, jangan dorong masyarakat ke arah takdir, betul umur di tangan Tuhan, usaha dan tanggung jawab ada di tangan pemerintah," pungkasnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill