Connect With Us

Enam Pegawai Terpapar COVID-19, Kejari Tangerang Lockdown

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 30 Juni 2021 | 17:20

Gerbang utama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menerapkan lockdown di kantornya atau ditutup sementara, lantaran terdapat enam orang pegawai positif COVID-19, Rabu 30 Juni 2021. 

Kepala Seksi Intelejen Kejari Kota Tangerang, Bayu Probo Sutopo membenarkan adanya pegawai yang terpapar COVID-19. 

Keenam orang itu terpapar lantaran kerap berinteraksi dengan pihak luar ataupun internal Kejari Kota Tangerang. 

"Banyak faktor, sering papasan juga kan ya. Enam orang yang terkonfirmasi," ungkapnya. 

Kantor Kejari Tangerang tidak menutup penuh pelayanan publik. Namun, hanya membatasinya. 

Salah satu pelayanan publik yang masih berjalan, yakni pengambilan tilang di kantor tersebut. 

"Sekitar 25 persen karyawan Kejari Kota Tangerang masih bekerja dari kantor," ujarnya. 

Adapun 75 persennya, pegawai wajib bekerja dari rumah atau work form home (WFH). 

"Sebetulnya lockdown-nya bukan full. Pelayanan tetep, tapi dibatasi. 75 persen karyawan WFH. Berkaitan dengan tilang dibatasi, di sekuriti ngambilnya nanti," imbuhnya. 

Bayu menambahkan, seluruh tahanan Kejari masih aman atau tidak terpapar COVID-19. "Belum tahu untuk berapa lama," pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill