Connect With Us

Waduh! Jenazah Pasien COVID-19 Tertukar di RSUD Balaraja

Faisal Fazri | Kamis, 1 Juli 2021 | 11:41

Tampak depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Insiden tertukarnya jenazah pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja membuat ruang pulasari jenazah sempat kisruh.

Hal itu terjadi ketika ada dua pasien COVID-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Balaraja meninggal dunia dan hendak di pulasarakan.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Humas Tim Penyakit infeksi Emerjensi (PIE) COVID-19 RSUD Balaraja Aang Sunarto. Menurutnya, insiden itu yang terjadi pada Senin 28 Juni 2021.

"Dilakukanlah proses pulasara secara protokol kesehatan COVID-19 dan itu sudah standar kami sesuai pedoman dari Kemenkes RI. Selain itu, dalam proses pemulasaraan kami selalu mengikutsertakan anggota dari keluarga jenazah,” jelasnya, Kamis 1 Juli 2021. 

Aang mengatakan ketika melakukan proses pemandian pada jenazah yang pertama, yaitu Ibu I, saat disaksikan oleh suami dan anaknya, pihak keluarga tidak menginformasikan bahwa itu jenazah yang benar. 

Karena tidak disampaikan apa - apa maka semua proses pemandian dilanjutkan hingga pengantaran ke rumah duka. Prosesnya berjalan lancar tanpa komplain dari pihak keluarga.

Gedung Rawat Inap.

Namun, ketika pihak RSUD ingin memulasarakan jenazah dari ruang yang sama yaitu, Ibu R, pihak keluarga yaitu anaknya mengenali bahwa jenazah tersebut bukan ibunya.

Sempat menuai kisruh di dalam ruangan jenazah, akhirnya pihak RSUD pun menghentikan proses itu dan melakukan proses Identifikasi ulang.

"Ketika jenazah R ini hendak dimandikan, kemudian salah satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Sukadiri ini mengenali bahwa itu bukan ibunya. Di situ terjadilah sedikit kisruh. Dari kejadian itulah kami melakukan identifikasi ke ruang isolasi untuk mengecek ulang,” ucapnya.

Pihaknya mengatakan, saat proses identifikasi dicurigai bahwa jenazah tertukar dengan jenazah yang sebelumnya. 

Maka sebagai bentuk permohonan maaf pihak rumah sakit, ia pun mengantarkan jenazah itu dan menukarkannya kembali ke rumah duka.

“Keluarga dari kedua jenazah pun memaklumi dengan kondisi saat itu dan tidak ada hal yang diributkan. Sampai sekarang semua sudah beres,” tuturnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Jumat, 3 April 2026 | 19:23

Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten meringkus dua orang berinisial AN, 29, dan TH, 23, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis aplikasi daring online.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KOTA TANGERANG
Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Jumat, 3 April 2026 | 21:34

Suasana Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Karang Tengah, seketika berubah menjadi ruang diskusi hangat pada Kamis 2 April 2026 sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill