Connect With Us

Sepi! Omzet Penjual Hewan Kurban di Tengah Pandemi Anjlok

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 10 Juli 2021 | 20:35

Hewan kurban siap untuk dijual. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, harga jual hewan kurban di Kota Tangerang mengalami penurunan akibat pandemi virus corona.

Eko, salah satu penjual hewan kurban di Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper mengaku, penghasilan bisnis jual hewan kurban saat ini berkurang. 

Penyebabnya, daya beli masyarakat menurun akibat pandemi COVID-19. 

“Jual hewan kurban sebelum adanya virus corona ini biasanya laku 13 ekor bahkan lebih per hari, tetapi sekarang laku sekitar empat ekor saja,” kata Eko, Sabtu 10 Juli 2021.

Eko mengatakan, mendekati hari raya Idul Adha ini, ia tidak berani menurunkan sapi untuk di jual. Padahal tahun sebelumnya  ia bisa menurunkan sapi sampai 300 ekor.

Idul Adha merupakan waktu bagi umat muslim untuk saling berbagi kepada mereka yang tak mampu, melalui berkurban.   Akan tetapi, karena pandemi ini terdampak. "Semua memang sedang terkena dampaknya," katanya.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill