Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Dapur umum peduli COVID-19, didirikan di kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Sebanyak 500 paket boks makanan didistribusikan setiap harinya dimana bahan baku merupakan bantuan dari masyarakat, pelaku UMKM, TNI-Polri serta organisasi perangkat daerah Kota Tangerang.
Tampak belasan pegawai Kecamatan Pinang, Kota Tangerang bahu membahu untuk memasak bahan makanan di dapur umum peduli COVID-19.
Sebanyak 500 paket makanan yang terdiri dari nasi, sayuran serta lauk didistribusikan setiap harinya, dengan sasaran warga yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Sementara, bahan baku makanan didapat dari hasil bantuan masyarakat. Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat mengunjungi dapur umum mengatakan, dapur umum bentuk kepedulian antar sesama di tengah pandemik.
“Sebab, di Kecamatan Pinang dilaporkan ada sekitar 700 warga jalani isolasi mandiri. Sedangkan secara keseluruhan sebanyak 7800 warga kota tangerang jalani isolasi mandiri,” katanya.
Pendistribusian paket makanan dilakukan dengan mendatangi rumah ke rumah. Namun tidak melakukan kontak erat, melainkan ditaruh di pagar setiap rumah warga.
Bantuan makanan diberikan kepada pasien isolasi mandiri, agar dapat mengurangi aktifitas mereka di luar rumah yang dapat membahayakan warga sekitar.
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGPemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.
Gubernur Banten Andra Soni membeberkan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan rute Mass Rapid Transit (MRT) Kembangan–Balaraja.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews