Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com—Pihak Jasa Marga Kunciran Cengkareng (JKC) heran dengan sekelompok warga Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang melakukan sederet aksi.
Pasalnya, pihak JKC yang telah melakukan pembebasan lahan dengan total seluas 200 bidang tanah untuk proyek tol JORR, hanya warga Benda yang meminta biaya kontrakan, padahal kontrakan telah disiapkan.
Hal tersebut diungkapkan Rishi Wahab, kuasa hukum JKC saat ditemui TangerangNews.com di kantor DPRD Kota Tangerang, Rabu (16/12/2020).
"Setiap kali pengosongan lahan pasti kita menyiapkan kontrakan buat warga. Tapi di case ini kita sudah berikan kontrakan dan juga mereka minta uang kontrakan sudah beberapa kali. Kita sudah siapkan waktu pengosongan, tapi karena mereka gugat, mereka minta lagi," ujarnya.
Baca Juga :
Selain biaya kontrakan, kata Rishi, warga juga meminta biaya untuk dapur umum bahkan sampai pulsa seluler. Rishi menganggap, meskipun selalu diberikan, tetapi permintaan itu sangat tidak wajar.
"Kalau mereka berharap disupport sampai gugatan selesai tidak wajar. Mereka maunya selama gugatan berjalan, terus dapat uang kontrakan, malah ada yang minta uang pulsa," ungkapnya.
Rishi pun enggan berkomentar ketika ditanya ada indikasi sesuatu di balik rentetan aksi warga Benda, yakni unjuk rasa di Puspemkot Tangerang dan di lokasi pengerjaan proyek tol JORR II di Benda.
"Janganlah," ucapnya sambil tertawa. (RED/RAC)
View this post on Instagram
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGDirektur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews