Connect With Us

Aktivis Demo Tolak PPKM di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 22 Juli 2021 | 20:05

Massa aktivis menggelar demo di kawasan Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis 22 Juli 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Massa aktivis menggelar demo di kawasan Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis 22 Juli 2021.

Puluhan peserta aksi ini mengatasnamakan diri dalam kelompok Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) ini.

Dalam aksinya, mereka menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Aksi mereka mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dan TNI.

"Tolak PPKM," teriak para aksi massa.

Koordinator Ampera, Iqbal mengatakan, ada sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut.

Adapun tuntutan pertama, mereka meminta mafia retribusi untuk ditindak tegas.

"Transparansikan pendapatan retribusi sebagai penopang APBD dalam pemulihan ekonomi pada masa pandemi COVID-19, yakni retribusi PJU yang dipadamkan, retribusi kebersihan, dan retribusi parkir," ujarnya.

Tuntutan kedua, mereka meminta tingkatkan fasilitas kesehatan seperti tambahkan pengadaan fasilitas ke karantinaan pasien COVID-19, stop penolakan masyarakat di RS, jalankan kembali imunisasi untuk balita. 

"Ketiga, beri solusi kepada rakyat untuk tetap berdagang," katanya.

Iqbal menambahkan, pihaknya meminta untuk menghentikan tindakan represif kepada PKL, dan berikan hak untuk rakyat berjualan dengan tetap mentaati prokes. 

"Kembalikan barang-barang milik pedagang yang disita dalam razia yustisi PPKM Darurat yang tak berpayung hukum tetap," jelasnya.

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Darmawan yang turut hadir dalam aksi tersebut menuturkan, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada para pemuda yang turun aksi ini.

"KNPI berkewajiban melakukan pembinaan terhadap pemuda-pemuda di Kota Tangerang. Kita kasih arahan agar mereka paham situasi dan kondisi pandemi saat ini. Pembinaan ini terus diberikan, tak pernah berhenti," tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badiklatcab PDI Perjuangan Kota Tangerang itu.

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill