Connect With Us

Sambil Bagikan Sembako, Cara Humanis Satpol PP Kota Tangerang Tegakkan PPKM

Advertorial | Jumat, 23 Juli 2021 | 17:24

Rahmat Hendrawijaya Camat Batuceper berbagi sembako dan paket makan siang terhadap pedagang di Kecamatan Batuceper saat melakukan penertiban PPKM di kawasan perdagangan Poris Gaga, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diberlakukan di Kota Tangerang hingga 25 Juli mendatang. Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan sosialisasi dan penertiban termasuk juga memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Salah satunya, seperti yang dilakukan jajaran Petugas Satpol PP di Kecamatan Batuceper, saat melakukan penertiban PPKM di kawasan perdagangan Poris Gaga. Cara humanis dilakukan petugas menegakkan aturan sambil berbagi sembako dan paket makan siang, Jumat 23 Juli 2021.

“Saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja, kesehatan maupun ekonomi. Dengan itu sikap-sikap arogan rasanya tidak tepat jika dilakukan para petugas di tengah kesulitan saat ini,” ujar Rahmat Hendrawijaya, Camat Batuceper.

Rahmat Hendrawijaya Camat Batuceper berbagi sembako dan paket makan siang terhadap pedagang di Kecamatan Batuceper saat melakukan penertiban PPKM di kawasan perdagangan Poris Gaga, Kota Tangerang.

Karena itu, pihaknya melakukan penertiban dengan sikap humanis dengan mengajak para pedagang dan pemilik usaha berdialog, mendengarkan keluhan, serta berusaha saling menguatkan. Namun juga tetap mengingatkanmereka untuk mematuhi protokol kesehatan.

Ia mengungkapkan, setiap harinya dalam penertiban PPKM Dapur Umum Kecamatan Batuceper memberikan 50 hingga 100 paket makan siang, ke para pengemudi ojek online (ojol), masyarakat umum hingga para pedagang kaki lima yang terdampak pandemic COVID-19.

Rahmat Hendrawijaya Camat Batuceper berbagi sembako dan paket makan siang terhadap pedagang di Kecamatan Batuceper saat melakukan penertiban PPKM di kawasan perdagangan Poris Gaga, Kota Tangerang.

“Sambil menertibkan mereka yang melanggar, sambil mensosialisasikan aturan-aturan yang harus dipatuhi masyarakat, kita sambil bagi-bagi paket makan siang dan sembako berupa beras 5 kilo. Semoga, dengan cara-cara seperti ini, masyarakat bisa lebih patuh dan mengerti pilihan kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah,” tutur Rahmat.

Sementara itu, tak sedikit pedagang pun mengaku sudah lelah dengan situasi seperti ini. Mereka sama-sama ingin segera mengakhiri pandemi, dengan ikut vaksin, prokes ketat serta patuh akan aturan yang ada.

Seperti yang diungkapkan, Ayu salah seorang pedagang mie ayam yang mengaku ingin cepat kembali normal baik kondisi situasi maupun kondisi dagangannya.

“Jujur saya selalu patuh aturan, saya pakai masker, saya tidak sediakan makan di tempat, saya dan suami sudah divaksin tinggal tunggu dosis 2. Jadi ayolah sama-sama patuh, biar kita bisa cepet hidup normal dan dagang normal lagi,” harap Ayu.

Ia pun mengapresiasi aksi sosial para petugas lapangan, seperti Satpol PP Kecamatan Batuceper yang sering berkunjung ke lapaknya, berkomunikasi dan kali ini memberikan sembako berupa beras.

“Semoga yang begini bisa dicontoh banyak pihak, bisa sama-sama saling bantu, untuk sama-sama bisa melalui situasi sulit seperti ini,” katanya. (ADV)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:24

Sebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill