Connect With Us

Lagi, Pembuat Mural 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' Dicari

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:03

Lukisan mural 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' berada di sudut Jalan Diponegoro, Bangil. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah mural Presiden Jokowi 404:Not Found di Batuceper, Kota Tangerang yang viral dihapus dan pembuatnya diburu polisi, kini mural 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' juga ditindak.

Mural yang dibuat di sudut Jalan Diponegoro, Bangil, Pasuruan ini bergambar dua karakter binatang memakai baju dengan tulisan 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit'.

Setelah viral, mural itu sendiri dihapus oleh Satpol PP Pasuruan. Penghapusan dilakukan dengan cara mengecat mural tersebut dengan cat berwarna krem pada 10 Agustus 2021.

"Saya dapat banyak laporan. Termasuk pak camat juga menyampaikan. Saya yang memerintahkan dihapus saja, dicat," kata Kasat Pol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana seperti dilansir dari Detikcom, Sabtu 14 Agustus 2021.

Adapun alasan mural dihapus karena dianggap melanggar Perda Pemkab Pasuruan No 2/2017 yang melarang corat-coret di sarana umum. Apalagi mural dibuat di bangunan milik PT KAI. Pembuat mural disebut juga tidak mempunyai izin.

Meski demikian Bakti tak mau berpolemik terkait isi mural yang berisi kritik. Ia mengaku hanya menjalankan Perda.

"Tulisannya kan sebetulnya kan ya situasinya enggak bagus juga. Masa tulisannya begitu. Tapi makanya saya nggak bahas itu, saya bahas Perdanya," pungkasnya.

Saat ini Satpol PP tengah mencari siapa pembuat viral itu. Jika ketemu, Bakti berjanji akan membinanya.

"Kalau ketemu, kami bisa kasih pembinaan. Bahasa kita, pemda, Pol PP punya kewajiban membina masyarakat. Artinya kalau mau kritis (menyampaikan kritik) salurannya kan sudah ada," tandas Bakti.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill