Connect With Us

Over Kapasitas, Mahfud: Lapas Baru Dibangun di Tanah BLBI

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 September 2021 | 20:36

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD saat konferensi pers menyampaikan keterangan terkait insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menekankan, akan membangun lembaga pemasyarakatan baru di atas tanah-tanah hasil sita aset perusahaan yang tersansung kasus BLBI yang saat ini dikuasai oleh pemerintah.

Dia menyoroti dua hal dalam melihat kasus terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Pertama korbannya itu dari 41, sebanyak 40 orang tindak pidana narkoba, 1 terorisme," ujarnya di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu 8 September 2021.

Lalu yang kedua, kata dia, hunian penjara di Lapas Kelas 1 Tangerang sudah melebihi kapasitas. Pemerintah pun berencana menambah jumlah lapas di Indonesia.

"Untuk itu kami sedang mendiskusikan. Sebenarnya saya sudah lama bicara ini dengan Kemenkumham, dan melihat ke daerah-daerah tertentu, beberapa lapas sudah tidak kondusif," ungkapnya. 

Dari total sekira 200.000 warga binaan di Indonesia, sebanyak 50 persennya merupakan pengguna narkoba. Hal ini akan jadi perhatian dari pemerintah.

"Yang kedua over kapasitas. Saya sudah keliling dari 2004 saat jadi anggota DPR melihat lapas kita penuh. Jadi satu kamar isinya bisa 20-30 orang. Bahkan ada ruangan kamar kecil, isinya 40 orang dan itu semuanya narkoba," jelasnya.

Sebagai solusi atas persoalan itu, dia mengatakan akan membangun lapas baru di tanah-tanah kasus BLBI yang saat ini dikuasai oleh pemerintah.

"Kami berencana segera membangun lapas-lapas baru, itu sudah 2004 dibicarakan terus, tapi selalu enggak jadi dengan pertimbangan anggaran dan lain-lain. Tadi saya dengan Kemenkumham bicarakan ini lagi," ungkapnya.

Diakui Mahfud, rencana pembangunan lapas kerap menemui kendala dan tidak pernah terwujud karena persoalan dana. Pihaknya berinisiatif mencarikan tanah itu untuk pembangunan lapas.

"Saya bilang nanti saya cari tanahnya. Jadi tanah-tanah yang dari BLBI yang kami kuasai itu, akan digunakan untuk membangun lapas," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill