Connect With Us

Pilu Keluarga Napi Tewas Terbakar di Lapas Kelas 1 Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 September 2021 | 14:33

Salah satu keluarganya tewas dalam insiden terbakarnya blok hunian C2 Lapas Kelas 1 Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Marlina, asal Kampung Babakan Bogor, Jawa Barat menerima kabar memilukan, karena salah satu keluarganya tewas dalam insiden terbakarnya blok hunian C2 Lapas Kelas 1 Tangerang. 

Marlina pun mendatangi ruang pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang pada Rabu 8 September 2021 ini. Isak tangis wanita berkerudung itu tak dapat dibendung.

"Adik saya Muhammad Yusuf, dia ada di sini (Lapas Kelas 1 Tangerang)," kata Marlina. 

Setelah menerima kabar ada kebakaran hebat yang terjadi di lapas tempat adiknya menjalani hukuman, dia langsung bergegas mendatanginya.

"Dari Bogor, dia adik saya. Infonya saya lihat di medsos dan media Lapas Kelas 1 blok C2 sudah habis (terbakar)," katanya.

Menurutnya, dalam menjalani masa tahanan, adik tercintanya tersebut berada dalam blok yang hangus terbakar. 

Tak banyak yang dia harapkan. Marlina hanya ingin membawa jenazah sang adik untuk disemayamkan di kampung halaman.

"Saya hanya mau membawa jenazah pulang ke rumah untuk disemayamkam," ungkapnya.

Tapi apalah daya, jika tidak diperbolehkan Marlina tidak akan memaksakan keinginan terakhir untuk adiknya itu.

"Tapi kalau enggak bisa mau gimana lagi," pungkasnya.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill