Connect With Us

49 Tahun Listrik Lapas Kelas 1 Tangerang Tidak Pernah Diperbaiki

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 September 2021 | 14:26

Tampak depan Lapas Kelas 1 Tangerang di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Lapas Kelas 1 Tangerang di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang usianya sudah 49 tahun. Sejak saat dibangun itu, instalasi kelistrikan lapas tidak pernah diperbaiki.

Hal itu diungkapkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam jumpa pers di Lapas Kelas 1 Tangerang terkait insiden kebakaran, Rabu 8 September 2021.

"Kondisi Lapas Kelas 1 Tangerang ini dibangun 1972," ujarnya.

Dia menyebut, pihaknya tidak pernah melakukan perbaikan ihwal instalasi kelistrikan di lapas tersebut, padahal telah ada penambahan daya listrik.

"Sejak itu kita tidak memperbaiki instalasi tersebut," ungkapnya.

Dia menambahkan, dugaan sementara penyebab terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang karena dipicu korsleting listrik.

Kebakaran yang terjadi di blok hunian C2 ini mengakibatkan 41 napi tewas, sedangkan puluhan lainnya luka.

"Dugaan sementara seperti disampaikan Pak Kapolda adalah karena persoalan listrik, arus pendek. Namun demikian, sekarang Puslabfor Polri, Dirkrimum Polda Metro Jaya sengan meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut. Karena kita tidak mau berspekulasi," jelasnya.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jaringan Curanmor di Banten Diringkus, Barter Senpi Rakitan dengan Motor Curian, Dipasok Rekan di Lampung

Jaringan Curanmor di Banten Diringkus, Barter Senpi Rakitan dengan Motor Curian, Dipasok Rekan di Lampung

Senin, 29 Juni 2026 | 19:47

Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten membongkar jaringan besar pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill