Connect With Us

Pakar Psikologi Forensik Soroti Penyebab Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 8 September 2021 | 17:17

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com –Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menyoroti penyebab kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait soal instalasi kelistrikan lapas yang tidak pernah diperbaiki. Ia mendesak pengusutan tuntas dan transparan dalam kasus kebakaran yang menewaskan 41 orang itu.  

Reza Indragiri merasa heran sekaligus mempertanyakan pernyataan Yasonna tersebut. “Kenapa tidak ada perawatan? Intinya, ini semua human error atau techical error. Parahnya jika error-nya, apa pun jenisnya, bersifat sistemik. Sanksinya bisa berbentuk pidana dan organisasi sekaligus, apalagi ketika sampai makan korban dalam jumlah banyak,” kata Reza Indragiri kepada TangerangNews.com, Rabu 8 September 2021. 

Dia kemudian menekankan pentingnya pengusutan penyebab kebakaran secara tuntas dan menyeluruh agar terungkap secara benar. “Investigasi tuntaslah. Bahwa ada korsleting, kita terima sementara. Tapi apakah korsleting itu dipicu oleh pihak yang tahu betapa buruknya sistem pelistrikan di lokasi dan lain-lain,” ujar Reza Indragiri menegaskan.

Lantas Reza Indragiri yang juga Kriminolog ini mencermati kemungkinan adanya anggapan miring soal napi penghuni lapas. “Mungkin ada yang nyinyir dengan menyebut penjara sebagai tempat penampungan sampah masyarakat,” tuturnya.

Menurut dia anggapan semacam itu tidak tepat karena, seperti pada sebutan 'pemasyarakatan', para napi dipandang dan diperlakukan sebagai kumpulan orang yang bisa berubah secara konstruktif menjadi warga negara yang beradab. “Alhasil, napi yang tewas bisa dipandang sebagai hilangnya manusia-manusia produktif potensial,” kata Reza Indragiri. 

Selanjutnya dia memandang pentingnya dicari tahu tentang profil para napi yang tewas. “Siapa tahu ada profiling yang bisa dibangun dari situ. Termasuk petunjuk tentang apa yang ada di balik peristiwa ini; apakah para napi tewas akibat kondisi alamiah, k ecelakaan, bunuh diri atau dibunuh,” terang Reza Indragiri.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Tolak Beri Bantuan Hukum Kasatpol PP Terkait Dugaan Pelecehan

Pemkab Tangerang Tolak Beri Bantuan Hukum Kasatpol PP Terkait Dugaan Pelecehan

Senin, 28 September 2026 | 20:04

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill