Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang bekerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB) mewujudkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang diperuntukan bagi tak kurang dari 50.000 pelajar di Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan secara simbolis buku tabungan kepada perwakilan siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rabu 27 Oktober 2021.
"Agar para pelajar bisa memulai budaya menabung dan belajar mengelola keuangan," ujar Sachrudin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin di ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu 27 Oktober 2021.
Pemberian rekening bagi 50.000 siswa yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang dan BJB Banten merupakan tindak lanjut dari program Kreasi Anak Indonesia yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu.
"Tentunya menabung yang kita programkan ini bukan dilihat dari besarannya. Pelajar belajar disiplin menyisihkan uang sakunya secara teratur dan berlatih mengendalikan diri untuk dapat menyisihkan uang untuk ditabung," jelasnya.
Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Sabarudin mengapresiasi langkah Pemkot Tangerang yang menjalin kerjasama dengan BJB untuk merealisasi program 50.000 tabungan bagi pelajar.
"Rencananya 10.000, ternyata dibuktikan Pemkot Tangerang dengan 50.000 tabungan bagi pelajar," pungkasnya.
Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.
TODAY TAGPulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews