Connect With Us

Gejolak dengan Pekerja di Kota Tangerang Selesai, Manajemen J&T: Miskomunikasi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 November 2021 | 14:26

Jumpa pers manajemen J&T Ekspress dan KSPSI terkait kesalahpahaman dengan pekerja di Sekretariat KSPSI Kota Tangerang, Jumat 12 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Manajemen PT Jet Teknologi (J&T) Ekspress permasalahan dengan pekerjanya di Kota Tangerang sudah selesai. Manajemen juga menyatakan, siap bersinergi dengan para pekerja dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) untuk kemajuan perusahaan.

"Jadi, kami perwakilan dari Jet Teknologi Ekspress bahwa memang dinamika yang terjadi kemarin itu adanya miskomunikasi di lapangan terkait dengan strategi kami di operasional maupun di lapangan sehingga ada kurang masuknya komunikasi tersebut kepada rekan-rekan," ujar Adriansyah, perwakilan manajemen J&T dalam jumpa pers di Sekretariat KSPSI Kota Tangerang, Jumat 12 November 2021.

Adriansyah yang menjabat sebagai Assisten CEO J&T ini menyebut, meski terjadi kesalahpahaman dengan pekerja, pihaknya telah menjalankan operasional perusahaan sesuai dengan prosedur.

"Semuanya kami sudah menjalankan sesuai dengan prosedur maupun secara undang-undang industrial maupun ketenagakerjaan itu tidak ada masalah memang hanya terkait dengan strategi perusahaan internal setelah kami duduk bareng," jelasnya.

Jumpa pers manajemen J&T Ekspress dan KSPSI terkait kesalahpahaman dengan pekerja di Sekretariat KSPSI Kota Tangerang, Jumat 12 November 2021.

 

Dia juga menegaskan, seluruh pekerja beraktivitas kembali dengan normal pada Senin pekan depan. Para pekerja pun telah menandatangani kesepakatan kerja dengan J&T.

"Kami tegaskan semua teman-teman ini mulai lagi beraktivitas hari Senin. Jadi ke depannya kami sinergi dan kesepakatan bersama serikat pekerja maupun apabila ada hal-hal terjadi dan juga serikat pekerja pun kita akan menggalang dan akan ada pembinaan ya kepada tenaga kerja ini," katanya.

Dia menyatakan siap bersinergi dengan para pekerja dan KSPSI untuk kemajuan perusahaan. "Untuk ke depannya kami berharap J&T bisa menjadi jasa kurir yang lebih nomor satu lagi itu sinergitas kita khususnya di area Tangerang," imbuhnya.

Ketua KSPSI Banten Dedi Sudarajat menambahkan, kesalahpahaman antara pekerja dengan manajemen J&T sudah selesai. Dia meminta para pekerja yang tergabung dalam KSPSI untuk bekerja dengan maksimal demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.

Jumpa pers manajemen J&T Ekspress dan KSPSI terkait kesalahpahaman dengan pekerja di Sekretariat KSPSI Kota Tangerang, Jumat 12 November 2021.

 

"Kesalahpahaman yang terjadi antara pimpinan J&T dengan karyawan kita sudah sepakati selesai. Ternyata setelah duduk bareng kita cari permasalahannya apa, solusinya apa, ternyata ketemu. Tuntutan yang lain masalah upah juga sebetulnya tidak masalah. Jadi hanya kesimpangsiuran, miskomunikasi, tapi sudah selesai," tegasnya.

Kata Dedi, kebijakan-kebijakan manajemen J&T ke depan akan dikomunikasikan dengan pekerja melalui KSPSI.

"Ke depan apapun nanti kebijakannya dikomunikasikan dengan kita tidak ada lagi miskomunikasi. Karena saya yakin kita berpikiran baik bahwa J&T ini kan perusahaan besar yang memang sedang naik daun mereka juga kan melakukan kebijakan-kebijakan strategis untuk bagaimana perusahaan tetap survive ke depan," pungkasnya.

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill