Connect With Us

Ajukan Tuntutan, Ratusan Pekerja Geruduk Kantor J&T di TangCity Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 10 November 2021 | 14:51

Ratusan pekerja menggeruduk kantor J&T di rukan TangCity Mall, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu 10 November 2021, siang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ratusan pekerja menggeruduk kantor J&T di rukan TangCity Mall, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu 10 November 2021, siang.

Dalam aksinya, ratusan pekerja tersebut menyuarakan aspirasinya sambil membawa spanduk berisi tuntutannya.

Dana Satria, 30, perwakilan massa pekerja J&T mengatakan, ratusan pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

"Iya masalahnya itu oleh pihak perusahaan per tanggal 4 kita ada 350 PHK massal sepihak," ujarnya.

Selain PHK sepihak yang merugikan pekerja, kata Dana, kebijakan perusahaan terkait sistem kerja melalui vendor juga merugikan nasib para kurir ini. 

"Tuntutan kita mau hapus vendor. Masalahnya di atas tiga tahun itu. Seharusnya jadi karyawan tetap tapi oleh perusahaan dilempar alih ke pihak ke tiga, vendor," katanya.

Menurutnya, pembayaran gaji yang diterima para kurir juga tidak sesuai. "BPJS yang dimasalahkan dari pihak BPJS dia (JNT) laporkan kita gajinya Rp4,2 juta tapi kita terima gaji Rp3 juta," tuturnya.

Selain itu, banyaknya antar paket per hari pun tidak masuk akal. "Sehari kirim paket bisa 300 paket itu kan kita sampai malam. Kalau dari perusahaan misalkan telat kirim paket dipotong disanksi," ungkapnya.

Dana berharap, perusahaan J&T bisa menanggapi dan memberikan solusi terkait masalah dan tuntutan para pekerja ini. Jika tidak mendapatkan solusi, kata dia, massa akan tetap demo sampai tujuh hari berturut-turut.

"Tuntutan kita dipenuhinya perusahaan, kalau enggak demo lagi karena itu hak kita. Sampai terpenuhi," pungkasnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill