Connect With Us

Alumni IMM Kini Diharapkan Jadi Pihak yang Didemo

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 7 November 2021 | 19:09

Anggota Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) dalam acara Silaturahmi dan Musyawarah yang berlokasi di Taman Pacing Resto, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu 7 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa  Muhammadiyah (Fokal IMM) kini diharapkan tidak lagi menjadi kelompok yang melakukan demo, melainkan harus jadi pihak yang didemo.

Sebab bila berada pada pihak yang didemo, berarti dia adalah pihak pengambil kebijakan.

Hal itu disampaikan Koordinator Nasional (Kornas) Fokal IMM Armyn Gultom saat hadir dalam acara Silaturahmi dan Musyawarah Fokal IMM Kota Tangerang bertempat di Taman Pacing Resto, Jalan Aria Santika No 47, RT 02/6, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu 7 November 2021.

"Untuk membuat kebijakan dan implementasi kebijakan itu ada di legislatif dan eksekutif. Tapi kebanyakan angkatan muda Muhammadiyah termasuk alumni IMM masih sering memandang politik sebagai lembaga yang kotor. Betul dia kotor ketika diisi oleh yang kotor, tetapi ketika lembagai ini diisi orang bersih maka dia jadi bersih," ucap Armyn.

Armyn menambahkan, sesungguhnya peperangan saat ini adalah peristiwa dua menit di TPS. Itu artinya nasib bangsa di tangan mereka.

"Yang bisa memenangkan peperangan di situ (TPS), dialah yang membuat dan  melaksanakan kebijakan selama lima tahun. Nah, kalau kita menghindar, siap-siap kita menjadi orang yang diatur  padahal idealnya alumni IMM ikut mengatur,” ucapnya.

Sebab alumni IMM memiliki kapasitas dan intelektual. Karena itu diharapkan, alumni IMM bisa mengisi ruang-ruang publik.

"Tidak saja di politik pinggiran apalagi menjadi tim sukses, melainkan kapasitasnya harus menjadi orang yang disukseskan. Sehingga pembangunan itu tepat sasaran, sampai kepada yang tepat menerima, saya yakin alumni IMM mampu melaksanakannya dan amanah," ucapnya.

Warek I Bidang Akademis UMT Desri Arwen menyampaikan, dengan digelarnya muswarah Fokal IMM diharapkan para alumni IMM dapat menjalin silaturahmi, sehingga melahirkan kesepakatan-kesepakatan yang bisa menggali dan mengeksplorasi potensi yang mereka miliki.

"Sehingga bila terjadi gabungan potensi-potensi yang mereka miliki akan mampu menguatkan gerakan-gerakan mereka, dalam hal ini tentu saja gerakan positif, konstrukstif dan kontributif, tentunya," ucap Desri.

Dia menambahkan, hal lain yang didapat adalah mereka akan lebih terbuka jaringannya untuk saling menginformasikan yang bermanfaat.

Disinggung soal dukungan UMT, Desri menyampaikan pihaknya juga sangat mendukung gerakan kebersamaan dan silaturahmi seperti ini.

"Maka di sini UMT selalu mendorong alumninya untuk lebih menyebar lagi ke organisasi mana saja, selama itu positif dan mampu membangun diri mereka sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berperan serta mempercepat dan memperkuat laju pembangunan," ucapnya.

Untuk diketahui Fokal IMM Kota Tangerang akan memilih ketua untuk periode 5 tahun mendatang. Kandidat ketua akan ditentukan oleh formatur yang telah ditunjuk.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill