Connect With Us

Edukasi Warga Soal COVID-19, Alumni GMNI Tangerang Turun ke Jalan

Mohamad Romli | Minggu, 29 Maret 2020 | 21:37

Pengurus Alumni GMNI Kabupaten Tangerang saat membagikan hand sanitizer kepada ojek online di Tigaraksa, Minggu (29/3/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Cabang Kabupaten Tangerang mengedukasi bahaya virus Corona (COVID-19) di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Minggu (29/03/2020).

Dalam aksi tersebut juga turut dibagikan hand sanitizer kepada sejumlah masyarakat dan tukang ojek 

Pantauan di lokasi, pengurus PA-GMNI bersama mahasiswa Indonesia Shcool of Management (ISM) yang juga kader Komisariat GMNI ILM mendatangi para tukang ojek yang sedang mangkal, baik ojek online (ojol) maupun ojek pangkalan (opang) di sejumlah titik.

Seperti di pertigaan Polsek Tigaraksa, dan bunderan tugu Tigaraksa, di Kadu Agung dekat pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Selain membagikan hand sanitizer ke para ojek. Warung-warung di sekitar jalan raya Pemda juga turut mendapatkan hand sanizer secara gratis. Serta diberikan edukasi dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona seperti physical distancing.

Salah satu Pengurus PA-GMNI Kabupaten Tangerang Shandi Akbar Kelana mengatakan, pembagian hand sanitizer sebagai bentuk kepedulian organisasi tersebut dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona di Kabupaten Tangerang.

"Tukang ojek intens di jalanan karena faktor pekerjaan. Dan selalu berhubungan dengan orang banyak. Pun para pedagang dan warung  dengan beragam pembelinya. Mereka sangat rentan sekali," ujar Shandi.

Shandi berharap, bantuan tersebut bisa meminimalisir penyebaran virus Corona. "Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah GMNI ke-66. Berbagi ke kaum marhaen," tambahnya.

Sementara, Ketua Komisariat GMNI ISM Tigaraksa Endang sangat apresiasi langkah konkret yang diambil para seniornya (PA-GMNI) Kabupaten Tangerang.

"Ini bagian dari peringatan Dies Natalis GMNI ke 66. Kami tidak rayakan dengan lilin, tidak pula dengan musik atau kumpul-kumpul. Bisa sedikit berbuat antar sesama seperti ini bagian penting bagi Harlah GMNI kali ini," ucapnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill