Connect With Us

Protes Upah Murah, Ribuan Pekerja Akan Kepung Gudang J&T di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 November 2021 | 13:22

Massa gabungan menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor dan gudang J&T Kota Tangerang selama tujuh hari berturut-turut. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ribuan pekerja akan mengepung lokasi kantor dan gudang PT Jet Teknologi (J&T) Ekspress di Kota Tangerang selama tujuh hari berturut-turut.

Aksi unjuk rasa akbar ini dilakukan pada 10-17 November 2021, karena sejumlah persoalan yang dinilai merugikan pekerja perusahaan tersebut.

"Kami menggelar aksi tujuh hari berturut-turut dengan menempatkan 4.000 massa aksi gabungan di lokasi gudang dan kantor J&T," ujar Tony Brammanti, advokasi pekerja J&T Kota Tangerang dalam jumpa pers di kantor KSPSI Kota Tangerang, Kamis 4 November 2021.

Lokasi yang akan didemo ada dua titik. Sebanyak 2.000 pekerja akan megepung kantor J&T Ekspress Tangcity Mall, Kota Tangerang.

Lalu, 2.000 pekerja lainnya akan menggeruduk gudang J&T Ekspress di Rawa Bokor, Benda, Kota Tangerang.

Massa gabungan menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor dan gudang J&T Kota Tangerang selama tujuh hari berturut-turut.

Tony menjelaskan, aksi unjuk rasa ini dipicu karena kebijakan perusahaan J&T yang memberatkan tenaga kerja, seperti upah murah hingga target pengiriman barang yang tidak masuk akal.

"Jadi, kawan-kawan pekerja ini upahnya murah, hanya Rp3 juta sebulan. Lalu ditarget pengiriman barang 3.500 paket selama sebulan, yang artinya sehari harus kirim 200-an paket. Jelas ini tidak masuk akal dan merugikan. Apalagi kalau tidak memenuhi target, pekerja dikenakan sanksi," ungkapnya.

Tak hanya itu, para pekerja juga menolak jam kerja yang tidak normal, status pekerja vendor, dan menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan perusahaan, serta meminta perusahaan untuk memberikan kebebasan berserikat.

"Aksi unjuk rasa nanti merupakan aksi lanjutan yang telah kami gelar pada Kamis 28 Oktober 2021 di depan kantor J&T Tangcity," paparnya.

KOTA TANGERANG
Cegah Penyalahgunaan, Disdukcapil Kota Tangerang Musnahkan Ratusan Ribu Blangko KTP-el dan KIA Rusak

Cegah Penyalahgunaan, Disdukcapil Kota Tangerang Musnahkan Ratusan Ribu Blangko KTP-el dan KIA Rusak

Rabu, 7 Oktober 2026 | 16:59

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang memusnahkan ratusan ribu keping blangko KTP-elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang rusak serta tak berlaku.

KAB. TANGERANG
Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:03

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill