Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok nyaris bunuh diri dengan cara melompat dari lantai enam Tower ACR3 Apartemen Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang pada Selasa 23 November 2021.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengungkap kronologi kejadian percobaan bunuh diri itu.
WNA bernama Zhu Senggang, 43, diketahui mencoba mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 13.53 WIB.
"Selanjutnya Wakapolsek Neglasari Iptu Suyoto berikut personel piket fungsi menuju TKP untuk melakukan langkah-langkah pencegahan percobaan bunuh diri tersebut," ujarnya.

Rachim menjelaskan, pukul 14.30 WIB Tim BPBD Kota Tangerang bersama 10 personel datang ke lokasi untuk membantu penyelamatan.
"Sekitar pukul 14.45 WIB, Zhu Senggang mengurungkan niatnya untuk bunuh diri setelah dibujuk oleh penerjemahnya," jelasnya.
Rachim menyebut, dugaan sementara WNA melakukan percobaan bunuh diri tersebut karena depresi.
"Diduga Zhu Senggang akan melompat dari Tower ACR3 lantai enam karena ingin pulang ke negaranya di Tiongkok, dan saat ini yang bersangkutan sakit stroke," pungkasnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews