Connect With Us

Parkir di Tepi Jalan, Truk di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Bikin Semrawut

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Januari 2022 | 09:46

Sejumlah mobil bak terbuka dan truk pengangkut sayur serta buah di Pasar Induk Tanah Tinggi memarkirkan kendaraannya di tepi Jalan Raya Sudirman, Kota Tangerang membuat kondisi semrawut dan menghambat laju kendaraan yang melintas. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mobil bak terbuka dan truk pengangkut sayur serta buah di Pasar Induk Tanah Tinggi memarkirkan kendaraannya di tepi Jalan Raya Sudirman, Kota Tangerang membuat kondisi semrawut dan menghambat laju kendaraan yang melintas. 

Mansur, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas pada jalan utama di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, itu mengaku bingung terhadap mobil truk yang sering terparkir di pinggir jalan tersebut.

Pasalnya, keberadaan truk dan mobil bak terbuka yang terparkir di pinggir jalan tersebut, menyebabkan arus lalu lintas menjadi tersendat lantaran posisinya berada dekat dengan rel perlintasan Commuterline.

"Saya bingung, sering banget truk sama mobil bak terbuka ini parkir di pinggir jalan. Udah tau jalan ini dekat dengan rel kereta, malah parkir disitu, padahal ini kan jalan utama," ujar Mansur, Rabu 19 Januari 2022 malam.

"Karena biasanya kalau kereta abis lewat, kendaraan yang melintas itu banyak, nah mereka itu jadi pelan jalannya karena ada truk yang parkir dipinggir jalan ini," sambung dia.

Mansur juga mengeluhkan kondisi Pasar Induk Tanah Tinggi yang kerap menjadi titik kemacetan, lantaran panjangnya antrean kendaraan yang ingin masuk ke dalam pasar induk tersebut.

"Kalau menurut saya sih kayanya sudah enggak cocok lokasi Pasar Induk di Tanah Tinggi. Soalnya pasar induk ini enggak luas, jadi kendaraan yang mau masuk saja harus mengantre sampai ke pinggir jalan," katanya.

Berdasarkan pantauan, terlihat beberapa mobil truk dan mobil bak terbuka terparkir di dua sisi Jalan Raya Sudirman.

Beberapa mobil truk tersebut membawa komoditi buah dan sayur yang ingin diantar ke Pasar Induk Tanah Tinggi. Adapun sisanya terdapat truk yang tidak bermuatan, karena ingin mengangkut komoditi dari pasar itu.

Salah seorang sopir truk terbuka yang membawa komoditi buah mengatakan, dirinya memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan karena kendaraan di dalam Pasar Induk Tanah Tinggi sudah banyak.

Nantinya, ketika ia melihat beberapa mobil telah keluar dari pasar induk itu, ia akan memutar balik kendaraannya untuk bergantian masuk ke dalam pasar induk.

"Saya sudah sering saya antar komoditi ke sini, jadi sudah hafal. Kalau lagi ramai di dalam, mau tidak mau harus menunggu dulu jadinya di pinggir jalan ini," pungkas sopir truk yang membawa komoditi buah dari Banyuwangi, Jawa Timur itu.

TANGSEL
Modus Child Grooming, Oknum Guru Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Lecehkan Muridnya Selama 3 Tahun

Modus Child Grooming, Oknum Guru Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Lecehkan Muridnya Selama 3 Tahun

Rabu, 23 September 2026 | 18:14

Seorang oknum guru berinisial NAA yang mengajar di salah satu sekolah berstandar internasional berbasis agama di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polres setempat.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill