Connect With Us

Rektor UNIS Tangerang: PJJ Harus Didukung Sarana Memadai agar Mudah Diserap

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 4 Februari 2022 | 15:21

Rektor Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Prof Mustafa Kamil. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rektor Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Prof Mustafa Kamil mengatakan, pemerintah daerah di Provinsi Banten maupun Jabodetabek yang menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) agar mempersiapkan sarana untuk pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar materi pembelajaran yang diberikan dapat diserap dengan baik oleh siswa.

Menurutnya, pelaksanaan PJJ kerap kali mengalami banyak kendala seperti jaringan internet maupun penyampaian materi. Maka itu Pemda harus mempersiapkan dahulu sarananya demi ketercapaian proses pendidikan.

"Jadinya dukungan sarana dalam melaksanakan PJJ ini juga harus ada," kata Rektor UNIS Tangerang Prof Mustafa Kamil, dihubungi Jumat 4 Februari 2022.

Seperti diketahui sejumlah daerah di Jabodetabek telah menerapkan kebijakan PJJ seiring dengan meningkatnya kasus harian Covid-19 seperti halnya di Kota Tangerang yang dilakukan sejak 25 Januari 2022.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Kota Tangsel Mustakim mengatakan, kebijakan PJJ adalah upaya menyelamatkan siswa dari ancaman tertular Covid-19. Terlebih, saat ini kasus harian sudah terus naik dan muncul banyak klaster sekolah. 

"Kebijakan ini perlu dilakukan sebagai upaya melindungi siswa dari meningkatnya kasus harian yang begitu cepat meningkat. Jangan sampai nantinya banyak siswa yang terkena," ujarnya. 

Ia menyebutkan dari data yang dihimpun sejumlah daerah yang telah mengambil kebijakan PJJ untuk semua jenjang pendidikan adalah seperti Kota Tangerang sejak tanggal 25 Januari 2022, Kota Bekasi 3 Februari, Kota Bogor mulai 31 Januari. 

Sedangkan untuk di Jakarta, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Bogor Kabupaten, dan Kabupaten Bekasi masih melakukan kebijakan penutupan sementara secara bertahap bagi sekolah yang positivity rate di atas lima persen.

"Tapi informasi adanya dari Gubernur Banten yang menyatakan jika wilayah Tangerang Raya diberlakukan PJJ. Ini jadi bagian dari menekan angka penularan," katanya.

BANTEN
PLN UID Banten Gandeng Kejari Kota Tangerang Kawal Tata Kelola Kelistrikan

PLN UID Banten Gandeng Kejari Kota Tangerang Kawal Tata Kelola Kelistrikan

Jumat, 13 Maret 2026 | 12:24

PT PLN (Persero) UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Cikokol dan UP3 Serpong menjalin koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang untuk mendukung tata kelola sektor ketenagalistrikan

HIBURAN
Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Pasang Rambu Petunjuk Jalan Portabel di Jalur Mudik

Pemkot Tangerang Pasang Rambu Petunjuk Jalan Portabel di Jalur Mudik

Kamis, 12 Maret 2026 | 22:20

Menjelang meningkatnya arus mudik Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai melakukan pemasangan Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan (RPPJ) portabel di beberapa jalur utama yang dilalui pemudik.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill