Connect With Us

Dapat Sembako, Warga Serbu Gerai Vaksinasi di Neglasari Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 2 April 2022 | 15:56

Sembako yang akan dibagikan kepada vaksinasi Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Gerai vaksinasi Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang diserbu para peserta di sejumlah lokasi seperti Aeropolis dan Mapolsek Neglasari, Sabtu 2 April 2022. Para peserta antusias karena selain divaksin Covid-19, mereka juga mendapatkan sembako.

Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengatakan, pihaknya menjadi jembatan antara para dermawan dengan masyarakat yang kurang mampu dalam pelaksanaan vaksinasi.

Menurutnya, Polsek Neglasari berkerja sama dengan Kecamatan Neglasari menerima bantuan dari pengusaha, komunitas, pergudangan, vihara ataupun klenteng berupa sembako, kemudian disalurkan peserta vaksin.

"Kami tidak menerima bantuan dalam bentuk uang, yang kami terima hanya bantuan dalam bentuk sembako yang kami jadikan penarik minat masyarakat untuk mau vaksin sehingga target pelaksanaan vaksin di Kecamatan Neglasari tercapai," ujarnya.

Dia menyebut, Vihara Dhamma Budhi Bhakti atau Vihara Butong yang berlokasi di Karang Sari Neglasari rutin memberikan bantuan sembako kepada masyarakat melalui Polsek Neglasari.

"Hari ini saja, 100 paket sembako diterima Polsek Neglasari dari Vihara Butong, yang langsung dibagikan di lokasi vaksin. Masih ada beberapa Klengteng atau Bio yang membantu 250 paket minyak goreng satu liter, polsek akan cicil untuk dibagikan sebagai penarik minat warga agar mau divaksin mulai besok hari pertama puasa," katanya.

Saat ini pencapaian persentase vaksinasi booster di wilayah hukum Polsek Neglasari baru mencapai 45,04% "Masih jauh dari target untuk mencapai di atas 60%," jelasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill