Connect With Us

Buntut Pelamar Kerja Membludak, Manajemen Lion Air Dipanggil Satgas COVID-19 Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 20 April 2022 | 09:19

Rekrutmen karyawan di Kantor Lion Air, Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang didatangi ratusan orang pelamar. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa membludaknya pelamar kerja yang datang ke Kantor Lion Air saat rekrutmen karyawan di Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Sabtu 16 April 2022, berbuntut panjang.

Manajemen Lion Air Group pun dipanggil Satgas COVID-19 Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang untuk diminta klarifikasi terkait hal tersebut.

"Tadi kita sudah dapatkan beberapa informasi yang kemudian informasi itu pun akan kami laporkan kepada Satgas COVID-19 Kota Tangerang," ujar Camat Neglasari, Tubagus Suni, seperti dilansir dari Detik, Selasa 19 April 2022.

Menurutnya, dalam pemanggilan tersebut, ada empat orang pihak Lion Air yang hadir. Selain itu juga ada pihak Satgas COVID-19 Kecamatan Neglasari, Polsek dan Koramil.

Sani tak menampik jika pihak Lion Air terancam disanksi atas kejadian tersebut. Namun ia belum dapat memastikan sanksinya seperti apa dan bagaimana bentuk sanksinya nanti.

"Kita lagi proses dulu semuanya berdasarkan hasil dari informasi yang disampaikan hari ini. Belum bisa kita perkirakan (sanksi yang akan diberikan), kan seharusnya di fakta yang ada. Kita tidak bisa memperkirakan apa yang ada," tambahnya.

Sementara itu, ia tidak dapat memastikan apakah dari sekian banyak pelamar kerja yang datang ke lokasi itu semuanya warga Neglasari atau bukan.

Untuk tahapan selanjutnya dari proses ini adalah melaporkannya ke pihak Satgas COVID-19 Kota Tangerang.

 

Sani menjelaskan untuk pemanggilan hari ini hanya dilakukan konfirmasi dari pihak Lion Air terkait penyebab kerumunan pelamar kerja.

Pihaknya menekankan proses perekrutan karyawan yang menitikberatkan pada penerapan protokol kesehatan yang terjaga pula.

"Justru kita tidak bisa mengidentifikasi kalau itu. Kalau dari informasi mereka, warga Neglasari pun ada. Tapi kita tidak tahu jumlahnya berapa. Jadi hanya meminta konfirmasi dari pihak Lion Air apa sih penyebabnya yang menjadi kejadian hari Sabtu kemarin," bebernya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, awalnya dalam proses rekrutmen tersebut pihaknya menargetkan menerima 200 pelamar per hari, dengan penerapan protokol kesehatan.

Namun ternyata pihaknya tak menduga jika yang datang melebihi dari target yang ditentukan.

"Jumlah yang ditargetkan sejumlah 200 orang, itu yang datang melebihi dari kapasitas tersebut," ujar Danang.

Karena itu, manajemen Lion Air akan mengevaluasi proses seleksi calon pelamar kerja agar tidak menimbulkan kerumunan serupa. Ke depan, proses seleksi akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Itu menjadi salah satu rekomendasi ke depan, dan kami akan memperhatikan ketika melakukan rekrutmen," ungkapnya.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill