KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Rekrutmen karyawan di Kantor Lion Air, Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang didatangi ratusan orang pelamar.
Membeludaknya pelamar kerja yang datang tersebut mengakibatkan macet panjang di kawasan Jalan Suryadharma, Sabtu 16 April 2022 pagi. Pihak kepolisian pun menyetop acara rekrutmen ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelamar kerja mulai berdatangan ke Kantor Lion Air Neglasari ini sejak menjelang terbitnya Matahari.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengatakan, kemacetan panjang di wilayahnya terjadi karena acara rekrutmen.
"Kantor Lion Air di Jalan Suryadharma Neglasari, melaksanakan rekrutmen tanpa pemberitahuan ke tiga pilar," ujarnya.
Menurut Kapolsek, pihaknya langsung mengatasi dampak rekrutmen tersebut seperti mengatur lalu lintas. Dia mengatakan, proses rekrutmen dilakukan tanpa pengaturan yang jelas dari manajemen.

"Tanpa manajemen pengaturan sama sekali. Dampaknya jalan macet total," katanya.
Dengan tegas, Kapolsek menyampaikan pihaknya menyetop pelaksanaan rekrutmen ini. Kini, arus lalu lintas kembali normal dan situasi sudah kondusif.
"Tadi jam 10 pagi saya suruh setop. Sekarang sudah normal," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews