Connect With Us

Siapkan Program Atasi Kemacetan, Titik Ini Jadi Fokus Pemkot Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 Maret 2022 | 23:11

Suasana kemacetan di depan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Jalan Ir. H. Juanda, Cempaka Putih, Ciputat, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Untuk mengurangi masalah tersebut, Pemkot Tangsel melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel menyiapkan sejumlah program.

Plt Kepala Dinas PU Tangsel Aries Kurniawan, mengatakan pihaknya akan memberlakukan pelebaran jalan. Salah satunya di Jalan Raya Rawa Buntu di mana masih ada beberapa lahan yang belum dibebaskan.

”Jadi kita bebaskan dulu lahan yang belum bebas sebelumnya. Jika memungkinkan proses teknis pelebaran jalan juga akan dilakukan di tahun yang sama,” ujar Aries dalam rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Kamis 17 Maret 2022.

Selain pelebaran jalan, pembenahan perempatan jalan yang jadi titik kemacetan juga akan dilakukan. Salah satunya adalah perempatan Maruga dan Jelupang.

Sementara Dishub memiliki sejumlah pekerjaan rumah dalam mengatur sektor perhubungan di Kota Tangsel.

Permasalahan utama yang menjadi fokus bagi Dishub di antaranya adalah adanya sejumlah titik rawan kemacetan dan kurangnya marka di beberapa ruas jalan perkotaan. 

Kepala Dishub Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, titik rawan kemacetan itu tersebar hampir di seluruh wilayah, mulai dari Ciputat hingga Pondok Aren. 

"Daerah rawan macet itu menjadi target kita. Ada beberapa kemacetan di Ciputat dan Pamulang ya. Kalau di Ciputat di Pasar, terus ada di Pamulang, ada di Pondok Aren, ada di daerah Serpong. Itu jadi prioritas kita," paparnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill