Connect With Us

Gerbang Tol Cikupa Tangerang Akan Ditutup Cegah Macet di Merak saat Mudik Lebaran

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 April 2022 | 14:53

Gerbang Tol Cikupa,Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, sejumlah skema sudah disiapkan Polda Banten dan Lampung untuk persiapan untuk mudik Lebaran 2022.

Salah satunya antisipasi kemacetan di Tol Tangerang-Merak akibat lonjakan kendaraan pemudik yang hendak ke Pelabuhan Merak.

"Di pelabuhan ini nanti akan terjadi kondisi normal, kondisi padat dan kemudian sampai dengan kondisi macet," katanya, saat mengecek Pelabuhan Merak seperti dilansir dari Tribunnews, Kamis 8 April 2022.

Ketika terjadi kemacetan, menurutnya skema yang akan dilakukan yakni dengan penutupan di Tol Cikupa, agar kendaraan tidak bisa cepat masuk pelabuhan.

Selain itu, saat Lebaran jumlah sepeda motor diperkirakan cukup banyak. PT ASDP akan memfasilitasi sepeda motor  dan beberapa kapal agar siap untuk menampung.

"Kalau padat, Polda Banten dan Lampung akan melakukan diskresi pemuatan sepeda motor. Bisa satu kapal, tapi masih kami pertimbangkan," ujarnya.

Budi memprediksi pemudik lebih banyak dari Pulau Jawa ke Sumatera. Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan, dari Jabodetabek hampir ada sekitar 14 juta perjalanan.

"Tapi yang paling banyak tujuannya ke Jawa Tengah kemudian yang ke Sumatera," ucapnya.

Hal lain yang perlu diantisipasi masyarakat adalah mengunduh aplikasi Ferizy di smartphone.

"Kami harap bisa segera melakukan itu, sehingga nanti masyarakat bisa secara mandiri untuk pembelian tiket penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni," kata Budi.

Menurut dia, pembelian tiket melalui aplikasi untuk mencegah banyaknya transaksi di agen yang bisa menyebabkan kemacetan.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill