Connect With Us

KOPSI dan RKC Bukber Sekaligus Santuni Anak Yatim di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 April 2022 | 20:01

Kongkownya Pemuda Sini (KOPSI) dan Rawa King Cipondoh (RKC) menyantuni puluhan anak yatim dalam momen buka puasa bersama (bukber) di bulan suci Ramadan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kongkownya Pemuda Sini (KOPSI) dan Rawa King Cipondoh (RKC) menyantuni puluhan anak yatim dalam momen buka puasa bersama (bukber) di bulan suci Ramadan.

Bukber dan santunan anak yatim tersebut diselenggarakan di MT Daarul Rif'at, RT 2/4, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 24 April 2022.

Ketua RW 4 Kelurahan Poris Plawad Indah, Puadul Husna mengatakan, bulan Ramadan yang suci ini menjadi momentum untuk berbagi antar-sesama, guna meringankan beban para anak yatim yang nasibnya belum beruntung agar merasakan suka cita di Lebaran ini.

"Tentunya kesempatan yang baik ini kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim," ujar pembina KOPSI ini.

Dalam kesempatan ini juga, Puadul Husna mengajak anak-anak yatim untuk mengikuti program mengaji gratis yang diselenggarakan di MT Daarul Rif'at.

"Silakan untuk anak-anak di sini bisa gratis mengaji di kobong ini. Orang tua bisa mendukung anaknya untuk ikut program mengaji, apalagi di bulan Ramadan . Mau selembar atau tiga lembar ayat pun tidak apa-apa," katanya.

Ketua Umum KOPSI Alamsyah menambahkan, dalam kegiatan ini ada 50 anak yatim yang disantuni sekaligus diberikan bingkisan. Selain santunan, acara juga dilanjutkan dengan bukber.

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh donatur atas segala sumbangannya, untuk mengasihi dan menyantuni anak yatim. Mudah-mudahan ini menjadi saksi kita bahwa menyantuni anak yatim itu hak untuk berbagi," ucapnya.

Pembina RKC Abdul Azis menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk memupuk persaudaraan, silaturahmi dan kepedulian tentang menebar energi positif akan indahnya berbagi di tengah masyarakat.

"Semangat terus buat anak yatim karena masih ada kami (KOPSI dan RKC) yang selalu menjaga dan merawat," pungkasnya.

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:05

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya meninjau Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill