Connect With Us

Waspada, Ayam Potong Direndam Formalin Beredar di Tangerang Jelang Idul Fitri

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Mei 2022 | 19:10

Polisi menunjukkan barang bukti ayam yang direndam formalin di rumah potong yang berlokasi di Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Daging ayam potong yang direndam cairan formalin ditemukan di Kampung Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, menjelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Kasus tersebut dibongkar Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota dalam penggerebekan di dua lokasi pemotongan ayam.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Sabtu 30 April 2022 pukul 15.40 WIB. Di lokasi, petugas menemukan ayam potong yang sedang direndam ke cairan berformalin.

“Kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari Polsek Neglasari yang mendapat informasi dari masyarakat, tentang adanya dua lokasi usaha ayam potong yang menggunakan formalin," ujarnya, Minggu 1 Mei 2022.

Dalam kasus tersebut, pihak kepolisian menetapkan tiga orang menjadi tersangka berinisial SU, RJ, SUM.

Menurut Kapolres, tersangka dipergoki memasukkan ayam potong ke dalam boks plastik yang berisikan cairan formalin.

"Kemudian unit Reskrim Polsek Neglasari menyita sampel 50 ekor ayam potong, tiga sampel boks plastik berisikan cairan formalin, dan satu botol bekas air mineral berisikan cairan formalin,” ungkapnya.

Para tersangka mengakui bahwa pemotongan ayam tersebut sudah beroperasi kurang lebih enam tahun di wilayah Negalasari.

Adapun tujuan mereka menggunakan formalin, agar daging ayam bisa bertahan lebih lama, awet, dan tidak lembek. Lalu, ayam potong berformalin ini didistribusikan ke Pasar Babakan, Kecamatan Tangerang.

“Perbuatan ini sungguh tidak bertanggung jawab, hanya karena bermaksud mencari untung lebih para tersangka tega merendam ayam potong dengan formalin yang membahayakan kesehatan kita dan anak-anak kita," jelasnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka harus mendekam di tahanan dan disangkakan Pasal 136 Huruf B, Jo pasal 75 ayat (1) UU RI No 18/2012 tentang pangan dan atau Pasal 62 ayat (1). Jo Pasal 8 ayat (1) UU RI No 6/1999 tentang perlindungan Konsumen, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp10 miliar.

KOTA TANGERANG
Golkar Kerucutkan Enam Nama Calon Ketua DPRD Kota Tangerang Pengganti Almarhum Rusdi Alam

Golkar Kerucutkan Enam Nama Calon Ketua DPRD Kota Tangerang Pengganti Almarhum Rusdi Alam

Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:48

Proses pengisian kursi Ketua DPRD Kota Tangerang yang sebelumnya ditinggalkan oleh mendiang Rusdi Alam kini mulai memasuki babak baru di internal Partai Golkar.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill