Connect With Us

Takjil Mengandung Boraks Ditemukan di Pasar Tradisional dan Retail di Kabupaten Tangerang

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 9 April 2022 | 10:15

Petugas Loka POM Kabupaten Tangerang saat melakukan pengetesan kandungan olahan pangan takjil di salah satu retail di daerah itu. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com–Takjil mengandung boraks ditemukan di sejumlah retail dan pasar tradisional selama Ramadan di wilayah Kabupaten Tangerang. 

Makanan buka puasa yang mengandung bahan berbahaya itu ditemukan oleh petugas Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait saat melakukan pengawasan terhadap olahan pangan.

"Hasil pengujian menggunakan tes kit terhadap 20 sampel pangan buka puasa (takjil) terdapat satu sampel pangan buka puasa diduga mengandung boraks," ujar Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang Wydia Savitri di Tangerang, Jumat 8 April 2022.

Tim Loka POM bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melakukan uji sampel olahan pangan yang dijual di kawasan pusat perbelanjaan guna memastikan menu buka puasa tak mengandung bahan berbahaya dan layak dikonsumsi warga.

Wydia menerangkan, agenda yang pihaknya lakukan di kawasan Citra Raya Kabupaten Tangerang kali ini, yaitu pengawasan pangan olahan di sarana retail dan melakukan 'sampling' pangan buka puasa serta dilakukan pengujian menggunakan tes kit dengan parameter empat bahan berbahaya, yakni formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow.

“Sebanyak 20 sampel takjil dilakukan uji cepat dengan hasil ditemukan satu sampel mengandung boraks,” ungkapnya.

Dalam pengecekan olahan pangan tersebut, juga terdapat 20 item produk mengalami kerusakan kemasan dengan nilai ekonomis Rp500 ribu.

"Dari hasil intensifikasi pengawasan pangan olahan di sarana retail ditemukan 20 item produk pangan olahan rusak," ujarnya.

Setelah melakukan pengawasan, pihaknya langsung memberikan edukasi kepada para pedagang terkait dengan cara memilih dan mengelola konsumsi pangan yang aman dan baik.

"Setiap kegiatan pengawasan selalu dibarengi dengan sosialisasi terkait cara memilih makanan yang aman dan bermutu dengan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) serta tentang keamanan pangan," tutur Widya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill