Connect With Us

Cegah Hepatitis Akut saat PTM 100 Persen, Siswa di Kota Tangerang Wajib Bawa Bekal Sendiri

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Mei 2022 | 17:33

Siswa mulai PTM 100 Persen pasca libur Lebaran, Kamis 12 Mei 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aktifitas pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen kembali digelar di sekolah Kota Tangerang untuk jenjang pendidikan PAUD, TK, SD, hingga SMP, pasca libur Lebaran, pada Kamis 12 Mei 2022, siang.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, protokol kesehatan tetap diterapkan mengingat pandemi Covid-19 masih melanda, ditambah kemunculan penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.

"Untuk itu, kantin sekolah ditutup sementara. Siswa juga diimbau untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, tidak boleh jajan di luar agar terjamin kesehatannya," katanya.

Selain itu, pada pekan depan akan dilakukan pemeriksaan lingkungan dengan melibatkan Dinas Kesehatan, untuk mengantisipasi penularan Covid-19 maupun hepatitis.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan belum menerima laporan adanya anak-anak terjangkit hepatitis akut misterius.

Pada hari pertama PTM belum sepenuhnya waktu digunakan untuk belajar. Namun diselingi halal bihalal antara siswa dengan tenaga pengajar.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

BANTEN
Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:04

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill