Warga di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang melakukan kerja bakti untuk menormalisasi drainase yang menjadi pemicu genangan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Lambatnya penanganan dari pemerintah membuat warga di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang melakukan kerja bakti untuk menormalisasi drainase yang menjadi pemicu genangan.
Para warga dari RW 3 hingga RW 8 kelurahan tersebut, bergotong-royong menormalisasi drainase di Jalan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Cipondoh, Sabtu 4 Juni 2022.
Menurut Ketua RW 4, Puadul Husna, kawasan pemukiman warga di Perumahan Alam Indah, kerap dilanda genangan jika terjadi hujan. Dia mengatakan, genangan dipicu karena adanya permasalahan pada drainase Jalan KH Hasyim Ashari.
“Masalahnya drainase yang lumpurnya sudah keras, naik ke permukaan sehingga menghambat aliran air,” ujarnya kepada TangerangNews.
Puadul Husna melanjutkan, pihak warga telah mengajukan proposal dan permintaan penanganan normalisasi drainase kepada Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, tetapi belum ada tindak lanjut.
“Karena menurut pihak Kota Tangerang, drainase di Jalan KH Hasyim Ashari dari depan Alam Indah menuju Buana merupakan kewenangan pihak provinsi,” ungkapnya.
Lambatnya dan keruwetannya jika menunggu penanganan pemerintah, pihak warga pun berinisiatif untuk turun tangan melakukan kerja bakti normalisasi drainase.
“Ya kami melakukan baksos gabungan dengan harapan jika hujan, airnya di drainase lancer dan cepat surut,” tuturnya.
Meski telah turun tangan, Puadul tetap berharap sebagai warga agar pemerintah memprioritaskan penanganan normalisasi drainase di kawasan ini. Sebab, peran warga dianggap belum maksimal.
Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
PT Pertamina Patra Niaga menyatakan masih melakukan evaluasi terkait kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan kembali memperbaiki jalan desa di wilayahnya melalui program Banten Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""