Connect With Us

Capek Nunggu Pemerintah Lambat, Warga Kerja Bakti Normalisasi Drainase Pemicu Genangan di Cipondoh Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 Juni 2022 | 17:15

Warga di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang melakukan kerja bakti untuk menormalisasi drainase yang menjadi pemicu genangan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Lambatnya penanganan dari pemerintah membuat warga di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang melakukan kerja bakti untuk menormalisasi drainase yang menjadi pemicu genangan.

Para warga dari RW 3 hingga RW 8 kelurahan tersebut, bergotong-royong menormalisasi drainase di Jalan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Cipondoh, Sabtu 4 Juni 2022.

Menurut Ketua RW 4, Puadul Husna, kawasan pemukiman warga di Perumahan Alam Indah, kerap dilanda genangan jika terjadi hujan. Dia mengatakan, genangan dipicu karena adanya permasalahan pada drainase Jalan KH Hasyim Ashari.

“Masalahnya drainase yang lumpurnya sudah keras, naik ke permukaan sehingga menghambat aliran air,” ujarnya kepada TangerangNews.

Puadul Husna melanjutkan, pihak warga telah mengajukan proposal dan permintaan penanganan normalisasi drainase kepada Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, tetapi belum ada tindak lanjut.

“Karena menurut pihak Kota Tangerang, drainase di Jalan KH Hasyim Ashari dari depan Alam Indah menuju Buana merupakan kewenangan pihak provinsi,” ungkapnya.

Lambatnya dan keruwetannya jika menunggu penanganan pemerintah, pihak warga pun berinisiatif untuk turun tangan melakukan kerja bakti normalisasi drainase.

“Ya kami melakukan baksos gabungan dengan harapan jika hujan, airnya di drainase lancer dan cepat surut,” tuturnya.

Meski telah turun tangan, Puadul tetap berharap sebagai warga agar pemerintah memprioritaskan penanganan normalisasi drainase di kawasan ini. Sebab, peran warga dianggap belum maksimal.

 

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:03

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill