Connect With Us

Camat Pinang Tangerang Mengaku Kecolongan Pabrik Minyak Goreng Curah Ilegal

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 28 Juni 2022 | 14:27

Pemalsuan kemasan minyak goreng curah ilegal di Pinang, Kota Tangerang.i (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Camat Pinang, Kota Tangerang, Syarifudin Harja Winata mengaku kecolongan terkait keberadaan pabrik minyak goreng curah ilegal yang digerebek Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat 24 Juni 2022, lalu.

"Bisa dibilang begitulah, kita kecolongan ada minyak curah jadi minyak kemasan," ujarnya, Selasa 28 Juni 2022.

Menurutnya, pabrik ilegal tersebut berdiri di tanah milik pengembang. Syarifudin pun meyakini kalau pabrik milik K ini jelas tidak memiliki izin berdiri mau pun izin usaha. 

"Dari sisi pengawasan telah kita lakukan. Lagi-lagi ini tanah pengembang, izinnya juga tidak ada maupun dari sisi bangunan kan ini semi permanen," kata Syarifudin. 

Setelah kejadian ini, dia mengaku akan meningkatkan patroli dan pemeriksaan izin tempat usaha di kawasan Pinang. Menurutnya, pabrik ilegal ini menjalankan praktik kejahatannya baru satu bulan lamanya.

"Kalau kita lihat dari sisi bangunan, semi permanen baru. Ini jadi bahan evaluasi kita, bagi para pegawai di kecamatan untuk lakukan pengawasan di wilayah," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill