Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Camat Pinang, Kota Tangerang, Syarifudin Harja Winata mengaku kecolongan terkait keberadaan pabrik minyak goreng curah ilegal yang digerebek Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat 24 Juni 2022, lalu.
"Bisa dibilang begitulah, kita kecolongan ada minyak curah jadi minyak kemasan," ujarnya, Selasa 28 Juni 2022.
Menurutnya, pabrik ilegal tersebut berdiri di tanah milik pengembang. Syarifudin pun meyakini kalau pabrik milik K ini jelas tidak memiliki izin berdiri mau pun izin usaha.
"Dari sisi pengawasan telah kita lakukan. Lagi-lagi ini tanah pengembang, izinnya juga tidak ada maupun dari sisi bangunan kan ini semi permanen," kata Syarifudin.
Setelah kejadian ini, dia mengaku akan meningkatkan patroli dan pemeriksaan izin tempat usaha di kawasan Pinang. Menurutnya, pabrik ilegal ini menjalankan praktik kejahatannya baru satu bulan lamanya.
"Kalau kita lihat dari sisi bangunan, semi permanen baru. Ini jadi bahan evaluasi kita, bagi para pegawai di kecamatan untuk lakukan pengawasan di wilayah," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews