Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Seorang anak yang hendak disunat berusaha memberontak hingga teriak histeris karena ketakutan.
Bocah tersebut sempat dibujuk orangtuanya namun tetap menolak. Sampai akhirnya ia harus dipaksa naik ke tempat tidur medis agar segera disunat.
Dalam proses sunat itu, si anak sampai harus dipegangi badan dan kakinya oleh dua anggota TNI dari Koramil 04 Ciledug, Kota Tangerang.
Anak itu merupakan salah satu dari ratusan peserta sunatan massal yang digelar Koramil 04 Ciledug, Jumat 1 Juli 2022, siang. Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk membantu anak-anak kurang mampu di wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel.
Antusias masyarakat cukup tinggi, terlebih kegiatan dilakukan saat anak-anak liburan sekolah. Selama dua minggu pendaftaran sunatan massal, sebanyak 112 anak ikut mendaftarkan diri.
Salah satu orangtua peserta, Samsiah mengaku anaknya yang telah berusia 12 tahun baru memberanikan diri untuk disunat sehingga mengikuti kegiatan ini. "Saya juga kendala keterbatasan biaya, jadi ikut daftarkan anak saya khitan massal gratis ini," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0506 Tangerang Letkol Infanteri Ali Imran mengatakan kegiatan sosial ini sebagai bentuk bakti TNI dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Pihaknya sengaja menggelarnya bertepatan saat libur sekolah agar banyak peserta yang ikut.
"Ada 112 anak yang ikut khitanan massal, tiga di antaranya non muslim, yang berkhitan untuk kesehatan," ujarnya.
Usai disunat, para peserta mendapatkan bingkisan dan uang tunai hasil sinergi Koramil 04 Ciledug dengan Yayasan Yatim Piatu Fajar Qolbi. "Kegiatan sosial ini direncanakan akan menjadi agenda rutin tahunan," ungkap Ali Imran.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Penyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews