Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka menyemarakkan hari jadinya yang ke-22.
Acara tersebut pun digelar selama dua hari, yakni 27-28 Januari 2022 dengan agenda khitanan massal dan santunan anak yatim.
Di hari pertama kegiatan, masyarakat terlihat antusias dengan agenda bakti sosial tersebut. Nampak, sejumlah orangtua membawa anak-anaknya untuk dikhitan dengan mematuhi protokol kesehatan.
Ketua Panitia Hendra Wibisana, mengatakan dalam khitan massal pada hari ini diikuti 15 peserta dari warga lingkungan setempat, yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan No.38, Babakan, Kota Tangerang.
"Untuk acara puncak yang digelar besok akan disisi dengan santunan yatim sebanyak 43 peserta. Peserta juga diambil dari lingkungan sekitar serta membagikan sembako guna membantu dalam kondisi Covid-19," ujarnya di lokasi.
Hendra mengatakan, para peserta khitanan massal itu diberikan bingkisan berupa sarung, celana dalam batok, peci, dan souvernir serta uang transport. Kegiatan ini pun tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
Sementara itu, Ketua Pokja WHTR Ade Bagus Pranoto menyebutkan sebagai organisasi kewartawanan harus memiliki kepedulian sosial dan kehadirannya memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Apalagi saat ini ekonomi mereka terdampak Covid-19.
"Sebagai organisasi kewartawanan Pokja WHTR juga harus memiliki kepedulian sosial, dan membantu masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan kami ini bermanfaat bagi masyarakat terutama di tengah pandemi Covid-19," katanya.
Dengan pelaksanaan khitan massal dan santunan yatim yang dilakukan Pokja WHTR, anak-anak dan warga sekitar dapat bermanfaat dan bahagia.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder terkait membantu acara itu.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, insyallah anak-anak yatim-piatu di lingkungan sini bisa melaksanakan sunah dari Nabi kita yaitu khitan, tanpa dipungut biaya. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para stakeholder yang telah membantu," jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGDinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews