Connect With Us

HUT ke-22, Pokja WHTR Gelar Khitanan Massal dan Santunan Yatim

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 27 Januari 2022 | 11:19

Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) menggelar kegiatan bakti sosial. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka menyemarakkan hari jadinya yang ke-22.

Acara tersebut pun digelar selama dua hari, yakni 27-28 Januari 2022 dengan agenda khitanan massal dan santunan anak yatim.

Di hari pertama kegiatan, masyarakat terlihat antusias dengan agenda bakti sosial tersebut. Nampak, sejumlah orangtua membawa anak-anaknya untuk dikhitan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Panitia Hendra Wibisana, mengatakan dalam khitan massal pada hari ini diikuti 15 peserta dari warga lingkungan setempat, yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan No.38, Babakan, Kota Tangerang.

"Untuk acara puncak yang digelar besok akan disisi dengan santunan yatim sebanyak 43 peserta. Peserta juga diambil dari lingkungan sekitar serta membagikan sembako guna membantu dalam kondisi Covid-19," ujarnya di lokasi.

Hendra mengatakan, para peserta khitanan massal itu diberikan bingkisan berupa sarung, celana dalam batok, peci, dan souvernir serta uang transport. Kegiatan ini pun tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Sementara itu, Ketua Pokja WHTR Ade Bagus Pranoto menyebutkan sebagai organisasi kewartawanan harus memiliki kepedulian sosial dan kehadirannya memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Apalagi saat ini ekonomi mereka terdampak Covid-19.

"Sebagai organisasi kewartawanan Pokja WHTR juga harus memiliki kepedulian sosial, dan membantu masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan kami ini bermanfaat bagi masyarakat terutama di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Dengan pelaksanaan khitan massal dan santunan yatim yang dilakukan Pokja WHTR, anak-anak dan warga sekitar dapat bermanfaat dan bahagia.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder terkait membantu acara itu.

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, insyallah anak-anak yatim-piatu di lingkungan sini bisa melaksanakan sunah dari Nabi kita yaitu khitan, tanpa dipungut biaya. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para stakeholder yang telah membantu," jelasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill