Connect With Us

Viral Preman Bengis Palak PKL di Tangerang, Alasan untuk Santunan Anak Yatim 

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 September 2021 | 10:11

Tangkapan layar dari video preman palak pedagang siomay di Larangan, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Aksi pemalakan preman kepada seorang pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Larangan, Kota Tangerang, viral di media sosial. Melalui video yang viral itu, terlihat seorang preman bengis berbuat semena-mena melakukan pemalakan dengan alasan untuk sumbangan anak yatim-piatu. 

Selain memaksa meminta uang ke pedagang kecil, si preman dalam video yang diunggah akun instagram @viralciledug itu bahkan juga menampar wajah pedagang dengan disertai menggebrak gerobak PKL dengan beringas. 

Dalam aksi kekerasannya, preman yang mengenakan kaus berkelir hitam itu juga kerap melontarkan kata-kata kasar.  "Belagu banget lu kayaknya. Kan udah gue bilang, telepon sekarang! Goblok lu, gue buat santunan anak yatim-piatu," bentak si preman dalam video yang beredar menjadi viral itu, Jumat 24 September 2021.

Mendapat perlakuan kasar dan pemerasan, pedagang gerobakan itu tak bisa melawan. Ia mempersilakan preman untuk mengambil duit hasil dagangannya di laci gerobak. "Nih, Bang, nih... nih..," kata si pedagang itu sembari membuka laci uang gerobaknya.

Bukannya melunak setelah ditawari uang, si pelaku malah kesal dan menolak pemberian uang. Ia kemudian malah menendang bagian pinggang korban. Preman itu bahkan juga mengeluarkan kata-kata berisi ancaman bakal membunuh pedagang tersebut.

"Gue nggak butuh duit lu! Gue minta buat anak yatim-piatu bae-bae dari tadi sama lu. Cuma dari tadi gaya lu kaya a***. Gue tunggu lu ya entar di Giant, gue tunggu lu, gue matiin lu entar ya," kata preman yang berbadan sedikit gembal itu mengeluarkan ancaman.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berikan Panduan Teknis Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik

Pemkot Tangsel Berikan Panduan Teknis Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 6 September 2026 | 22:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan imbauan resmi agar warganya tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Sekolah PJJ, Penyaluran MBG di Kabupaten Tangerang Dialihkan ke Ponpes dan Panti Asuhan

Sekolah PJJ, Penyaluran MBG di Kabupaten Tangerang Dialihkan ke Ponpes dan Panti Asuhan

Senin, 7 September 2026 | 12:23

Sebanyak 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang mengubah skema pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya, selama penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill