Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mengamankan 17 orang diduga preman dalam Operasi Premanisme yang serentak dilaksanakan polsek jajaran, pada Selasa 22 Juni 2021.
Operasi ini sebagai pelaksanaan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan atensi Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA.
"Sebanyak 17 orang yang kami amankan menjalani pemeriksaan menjalani proses pembinaan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.
Wahyu menerangkan, 17 orang preman yang diamankan didapat dari 6 Lokasi operasi yang dilaksanakan polsek jajaran. Yakni • Polsek Tigaraksa mengamankan 3 preman, Polsek Mauk mengamankan 2 preman, Polsek Rajeg mengamankan 5 preman, Polsek Cisoka mengamankan 2 preman, Polsek Panongan mengamankan 3 preman, dan Polsek Kronjo mengamankan 2 preman.
"Kami masih akan terus menggelar razia preman dan pelaku pungli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar Wahyu.
Wahyu menegaskan, tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme dan aksi pungutan liar (pungli). Wahyu mengatakan, gencarnya operasi diharapkan menimbulkan efek jera sehingga tidak ada lagi aksi premanisme dan pungli. Wahyu juga memastikan, akan menindaklanjuti informasi dan laporan dari masyarakat terkait premanisme dan pungli.
"Kegiatan razia preman dan razia pungli ini juga sekaligus untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan atau street crime seperti curanmor, Curas, dan curat," terang Wahyu.
Dikatakan Wahyu, masyarakat dapat melaporkan dan menginformasikan dalam kurun 24 jam melalui kantor polisi terdekat atau call center 110 yakni aplikasi pengaduan masyarakat. (RAZ/RAC)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGWasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews