Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mengamankan 17 orang diduga preman dalam Operasi Premanisme yang serentak dilaksanakan polsek jajaran, pada Selasa 22 Juni 2021.
Operasi ini sebagai pelaksanaan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan atensi Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA.
"Sebanyak 17 orang yang kami amankan menjalani pemeriksaan menjalani proses pembinaan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.
Wahyu menerangkan, 17 orang preman yang diamankan didapat dari 6 Lokasi operasi yang dilaksanakan polsek jajaran. Yakni • Polsek Tigaraksa mengamankan 3 preman, Polsek Mauk mengamankan 2 preman, Polsek Rajeg mengamankan 5 preman, Polsek Cisoka mengamankan 2 preman, Polsek Panongan mengamankan 3 preman, dan Polsek Kronjo mengamankan 2 preman.
"Kami masih akan terus menggelar razia preman dan pelaku pungli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar Wahyu.
Wahyu menegaskan, tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme dan aksi pungutan liar (pungli). Wahyu mengatakan, gencarnya operasi diharapkan menimbulkan efek jera sehingga tidak ada lagi aksi premanisme dan pungli. Wahyu juga memastikan, akan menindaklanjuti informasi dan laporan dari masyarakat terkait premanisme dan pungli.
"Kegiatan razia preman dan razia pungli ini juga sekaligus untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan atau street crime seperti curanmor, Curas, dan curat," terang Wahyu.
Dikatakan Wahyu, masyarakat dapat melaporkan dan menginformasikan dalam kurun 24 jam melalui kantor polisi terdekat atau call center 110 yakni aplikasi pengaduan masyarakat. (RAZ/RAC)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews