Connect With Us

Kerap Dimintai 'Jatah', Pedagang di Pondok Aren Keluhkan Dugaan Tindak Premanisme

Rachman Deniansyah | Jumat, 18 Juni 2021 | 16:27

Tampak sejumlah pedagang berjualan di sepanjang Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar Jalan Ceger Raya, Pondok Karya Pondok Aren, Tangerang Selatan merasa resah dengan adanya dugaan tindak premanisme yang kerap meminta "jatah" uang.

Keresahan itu pun dicurahkan di dalam selembar surat pengaduan yang kini viral di media sosial. 

Penulis mengatasnamakan dirinya sebagai warga Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangsel. Surat tersebut ditujukan kepada Kapolsek Pondok Aren. 

Pada surat tersebut, warga Jalan Ceger Raya meminta pihak Kepolisian untuk menindak tindak premanisme yang sering kali terjadi memeras para pedagang di pinggir jalan. 

"Dimana mereka selalu meminta uang jatah harian, mingguan dan bulanan terhadap para pelaku usaha di ruko-ruko, kios-kios dan para pedagang kaki lima di sepanjang jalan," demikian isi surat yang diterima TangerangNewscom.

Selain meminta jatah berupa uang, mereka juga kerap mengambil barang dagangan sesuka hati tanpa membayar. 

"Kami mohon supaya Kapolsek Pondok Aren jangan membiarkan keadaan ini berlarut-larut, karena warga selalu resah dengan adanya preman-preman itu yang bertindak sewenang-wenang," sambungnya di dalam surat tersebut. 

Sementara itu saat TangerangNews.com melakukan penelusuran, benar saja bahwa tindakan seperti yang dijelaskan dalam surat tersebut, nyatanya dialami oleh sejumlah pedagang yang berlokasi di Jalan Ceger Raya, Pondok Karya Pondok Aren, Tangerang Selatan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang warung berinisial YA, 29.

Tampak sejumlah pedagang berjualan di sepanjang Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Tak tanggung-tanggung, terdapat tiga tagihan jatah uang yang dimintakan kepadanya dalam sebulan. Ketiganya berasal dari organisasi yang berbeda. 

"Pakai kwitansi, ada tiga ormas (organisasi masyarakat). Rp25 ribu, Rp20 ribu, sama Rp20 ribu. Ada tiga di sini," ucapnya saat ditemui sembari melayani, Jumat 18 Juni 2021.

Bahkan tak jarang, iuran tersebut kerap dimintai di luar uang bulanan yang biasa ia setorkan "Kalau lebaran sistemnya biasanya itu Tunjangan Hari Raya (THR). Kalau 17-an enggak sih kalau tahun kemarin. Kalau tahun ini enggak tahu," katanya. 

Jika uang tersebut tak diberikan, oknum ormas tersebut kerap membalasnya dengan omelan bernada tinggi. "Enggak sih, sama saja ditekan juga. Pernah, ya dia ngomel-ngomel gitu," imbuhnya. 

Senada dengannya, salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya juga mencurahkan, bahwa dirinya pernah dimintai jatah uang oleh oknum yang mengaku bertugas menjaga keamanan di wilayahnya. 

Namun berbeda dengan AY, pedagang satu ini yang telah berjualan selama setahun itu dimintakan uang jatah dengan besaran yang jauh lebih besar, hingga ratusan ribu. 

"Disini jualan bayar gope (Rp500 ribu) perbulan. Enggak ada yang mintain perhari, saya bayar bulanan ke yang jaga tempat ini walaupun ini di pinggir jalan tanah Pemda," singkatnya. 

Hal serupa pun juga dialami oleh pedagang ketiga yang ditemui TangerangNews.com. Ia berinisial PU, 43. “Iya ada tapi ya biasa. Ya berapa aja seikhlasnya. Biasanya Rp15 ribu, Rp20 ribu," katanya di gerobak dagangannya. 

Menurutnya, pungutan serupa memang telah lama terjadi. Para pedagang pun, terpaksa memberinya agar tak diganggu saat berdagang. 

"Kalau cuma minta langsung saya kasih. Saya enggak mau lah ribut-ribut. Yang penting dianya enggak resek ya saya kasih. Ya sudah lama. Tapi kalau langsung direspons dia enggak ini (resek)," tandasnya. (RED/RAC)

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

BISNIS
Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:14

Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill