Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Video tentang terjadinya keributan antara pemuda yang diduga preman, dengan mandor proyek pembangunan rumah di Kompleks Metland, Cipondoh, Kota Tangerang membuat geger.
"Jadi yang menggunakan topi itu memalak mandor yang gemuk. Dia bilang dari ormas, karena sang mandor juga warga kampung sekitar, si mandor bertanya dari ormas mana. Tetapi tidak dijawab, malahan mengancam," kata sumber TangerangNews, Rabu 2 Juni 2021.
Diduga pria tersebut ingin meminta paksa uang kepada sang mandor pekerja proyek tersebut.
"Memang dia datang minta jatah turunin material. Akan tetapi, karena mandornya juga orang dari kampung sekitar juga jadi ditantang ditanya darimana dan ormas apa," katanya.
Tampak dalam video tersebut, akhirnya sang mandor melawan dan terjadi baku hantam, kemudian 'dilerai' oleh pekerja bangunan.
"Karena maksa minta terus, si mandor akhirnya melawan. Diduga satpam juga menjadi informan dari si preman jika ada material yang turun dari proyek," katanya. (RED/RAC)
View this post on Instagram
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews