Tampak pemuda yang diduga preman dengan mandor proyek pembangunan rumah sedang berkelahi di area Kompleks Metland, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 2 Juni 2021. (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Video tentang terjadinya keributan antara pemuda yang diduga preman, dengan mandor proyek pembangunan rumah di Kompleks Metland, Cipondoh, Kota Tangerang membuat geger.
"Jadi yang menggunakan topi itu memalak mandor yang gemuk. Dia bilang dari ormas, karena sang mandor juga warga kampung sekitar, si mandor bertanya dari ormas mana. Tetapi tidak dijawab, malahan mengancam," kata sumber TangerangNews, Rabu 2 Juni 2021.
Diduga pria tersebut ingin meminta paksa uang kepada sang mandor pekerja proyek tersebut.
"Memang dia datang minta jatah turunin material. Akan tetapi, karena mandornya juga orang dari kampung sekitar juga jadi ditantang ditanya darimana dan ormas apa," katanya.
Tampak dalam video tersebut, akhirnya sang mandor melawan dan terjadi baku hantam, kemudian 'dilerai' oleh pekerja bangunan.
"Karena maksa minta terus, si mandor akhirnya melawan. Diduga satpam juga menjadi informan dari si preman jika ada material yang turun dari proyek," katanya. (RED/RAC)
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""