Connect With Us

Video : Minta Jatah di Metland Cipondoh Tangerang, Preman & Mandor Gulat 

Tim TangerangNews.com | Rabu, 2 Juni 2021 | 20:28

Tampak pemuda yang diduga preman dengan mandor proyek pembangunan rumah sedang berkelahi di area Kompleks Metland, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 2 Juni 2021. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Video tentang terjadinya keributan antara pemuda yang diduga preman, dengan mandor proyek pembangunan rumah di Kompleks Metland, Cipondoh, Kota Tangerang membuat geger. 

"Jadi yang menggunakan topi itu memalak mandor yang gemuk. Dia bilang dari ormas, karena sang mandor juga warga kampung sekitar, si mandor bertanya dari ormas mana. Tetapi tidak dijawab, malahan mengancam," kata sumber TangerangNews, Rabu 2 Juni 2021. 

Diduga pria tersebut ingin meminta paksa uang kepada sang mandor pekerja proyek tersebut.

"Memang dia datang minta jatah turunin material. Akan tetapi, karena mandornya juga orang dari kampung sekitar juga jadi ditantang ditanya darimana dan ormas apa," katanya. 

Tampak dalam video tersebut, akhirnya sang mandor melawan dan terjadi baku hantam, kemudian 'dilerai' oleh pekerja bangunan. 

"Karena maksa minta terus, si mandor akhirnya melawan. Diduga satpam juga menjadi informan dari si preman jika ada material yang turun dari proyek," katanya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill