Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah memberikan santunan kepada keluarga Yunus, 55, di RT 2/5 Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, yang hidupnya memprihatinkan.
Yunus selaku kepala keluarga mengalami gejala stroke dengan kondisi kaki lemas. Sementara Emin, 65, selaku istri mengalami malnutrisi. Tubuh Emin kurus dan tidak mampu untuk berdiri.
"Alhamdulillah, menurut info yang saya terima, keluarga ini sudah dapat perhatian dari Puskesmas Pasar Baru Karawaci," ujar Tengku, Kamis 21 Oktober 2021.
Selain sakit-sakitan, keluarga pra-sejahtera tersebut tinggal di rumah yang hampir roboh dan tanpa MCK.
Adapun untuk kebutuhan sehari-hari mereka mengandalkan anak semata wayangnya, Amin, 21.
Namun kondisi Amin juga bukanlah orang yang berkecukupan, sehingga tak jarang mereka pun mengandalkan bantuan dari para tetangga.
Tengku mengatakan, dirinya berupaya mengadvokasi keluarga tersebut semaksimal yang ia bisa.
"Berikutnya, saya akan upayakan agar dapat dibuatkan kartu BPJS-nya segera. Namun sementara hanya bisa untuk Bu Emin dan Amin anaknya, karena hanya mereka yang tertera di KK. Sementara untuk Pak Yunus kita akan coba carikan jalan keluarnya, karena masih terkendala administrasi mengingat ia sama sekali tidak memiliki dokumen kependudukan," katanya.
"Selain itu kita juga akan bicara dengan Dinas Sosial Kota Tangerang agar permasalahan keluarga ini dapat di prioritaskan," jelas Tengku.
Tengku menambahkan untuk memperbaiki kondisi rumahnya yang hampir roboh, ia akan mengajukannya ke dalam program bedah rumah Pemerintah Kota Tangerang.
"Jika memungkinkan kita akan ajukan ke Program Bedah Rumah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Saat ini kita sedang mengecek kesiapan administrasinya. Namun jika terkendala secara administrasi, nanti coba akan kita carikan bantuan dari lembaga-lembaga sosial yang ada," pungkasnya.
Sebelum pulang, Tengku tak lupa menyerahkan santunan berupa uang tunai sebagai wujud rasa kepedulian atas kondisi yang menimpa keluarga tersebut.
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews