Connect With Us

Korban Napi Tewas Terbakar di RSUD Tangerang Dapat Santunan Rp30 Juta

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 September 2021 | 15:12

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly selepas memberikan santunan kepada ahli waris dari narapidana yang tewas dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan santunan kepada ahli waris dari narapidana yang tewas dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.

Santunan sebesar Rp30 juta diberikan Yasonna secara langsung kepada ahli waris tersebut di RSUD Kabupaten Tangerang pada Kamis 9 September 2021.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan santunan kepada ahli waris dari narapidana yang tewas dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Saya memberikan santunan kepada 3 keluarga, ada anak, istri, dan juga paman korban. Ini adalah keluarga korban yang baru tadi pagi meninggal dunia, karena identitasnya sudah diketahui," ujar Yasonna.

Adapun untuk saat ini baru tiga korban meninggal yang diberikan santunan, karena saat ini korban lainnya belum bisa dipastikan identitasnya. 

	Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly selepas memberikan santunan kepada ahli waris dari narapidana yang tewas dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.

Menkumham menjanjikan uang santunan senilai Rp30 juta kepada keluarga masing-masing warga binaan yang meninggal dunia.

Selaiz itu, untuk biaya pemakaman, pengurusan dan pemulasaraan jenazah akan ditanggung oleh Kemenkumham.

	Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengunjungi narapidana yang dirawat dalam insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Semua biaya kami yang urus. Atas nama jajaran Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, saya meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia atas bencana kebakaran yang terjadi," jelasnya.

Seperti diketahui, insiden kebakaran di blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang itu terjadi pukul 01.45 Wib pada Rabu 8 September 2021. Insiden ini menewaskan 41 orang narapidana. Lalu korban tewas bertambah tiga orang napi saat perawatan. Total korban tewas 44 orang.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill