Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Dugaan adanya bentrok antar geng narkoba sebagai pemicu kebakaran yang menewaskan 44 orang di Lapas Kelas 1 Tangerang heboh.
Kalapas Klas 1 Tangerang Victor Teguh Prihartono pun memberikan tanggapannya terkait hal itu.
"Saya menyatakan bahwa kita menunggu hasil investigasi. Jadi tidak boleh mengatakan atau membuat isu keributan, gangguan atau perkelahian antar geng bandar, yang kita lihat sama-sama beredar di media sosial," ujarnya saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis 9 September 2021.
Dirinya mengaku berada di Lapas Kelas 1 Tangerang sejak sebelum insiden kebakaran itu terjadi. Sehingga, dia menepis kabar bentrokan antar geng narkoba sebagai pemicu terjadinya kebakaran.
"Karena apa? Pada saat kejadian saya berada di lapas. Sebelum kejadian saya selalu berada di lapas. Dan awal sore sebelum kejadian kita sama-sama ketahui, hujan lebat dan angin kencang pagi sampai sore. Sehingga analisa dugaan sementara dari pihak kepolisian terjadinya ganguan arus pendek listrik ada kemungkinan benar. Tapi terjadinya perang antar geng keributan tidak ada. Ini pernyataan saya," jelasnya.
Kalapas menduga kalau insiden kebakaran ini dipicu korsleting listrik. Dugaan ini juga sesuai dengan pernyataan sementara pihak Kepolisian. Menurutnya, kobaran api di blok C2 Lapas tersebut bersumber dari plafon.
"Kita masih menunggu. Dugaan korsleting listrik dari plafon. Karena yang pertama menemukan api itu adalah petugas di pos keamanan," imbuhnya.
Seperti diketahui, insiden kebakaran di blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang itu terjadi pukul 01.45 Wib pada Rabu 8 September 2021. Insiden ini menewaskan 41 orang narapidana. Lalu korban tewas bertambah tiga orang napi saat perawatan. Total korban tewas 44 orang.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews